4 Langkah Mengenali Kesegaran Daging Sapi Kemasan

4 Langkah Mengenali Kesegaran Daging Sapi Kemasan

Selain daging unggas seperti ayam atau bebek, sumber protein yang digemari dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat ialah daging sapi. Banyak menu masakan berbahan dasar daging sapi yang hampir setiap hari dimakan, salah satunya ialah bakso. Hampir tidak ada orang yang tidak menyukai bakso daging sapi. Daging sapi lebih banyak digunakan dan digemari karena tidak mempunyai bau yang tajam, seperti kambing dan dagingnya lebih lembut jika dibandingkan dengan daging kerbau.

Hal yang harus anda perhatikan saat membeli dan akan mengonsumsi daging sapi adalah kualitas kesegaran daging itu sendiri. Daging yang segar tentunya lebih sedap dan lebih sehat jika dibandingkan dengan daging sapi yang telah berumur beberapa hari sejak disembelih. Daging yang tidak segar juga rawan mengalami pembusukan yang di dalamnya akan terdapat bakteri patogen yang dapat merugikan kesehatan jika dikonsumsi.

[caption id="attachment_3108" align="aligncenter" width="630"]daging sapi kemasan daging sapi kemasan (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Jika anda termasuk yang lebih sering atau biasa membeli daging sapi di pasar tradisional, maka mengenali kesegaran daging sapi bukanlah hal yang terlalu sulit, karena biasanya daging di pasar tradisional mayoritas memang masih segar dan tanpa disimpan di lemari es terlebih dahulu. Yang menjadi masalah ialah jika anda lebih sering membeli daging di supermarket dimana daging sudah dikemas dan disimpan di refrigerator. Anda harus tahu bagaimana mengenali kualitas dan kesegaran dari daging sapi yang anda beli agar tidak salah membeli daging yang sudah tidak bagus kualitasnya .

Anda bisa mengenali kesegaran daging sapi dari tekstur, warna dan juga baunya. Jika daging sapi yang anda beli sudah disimpan dalam kemasan tertentu, maka anda bisa mengenali apakah daging yang anda beli masih segar atau tidak dengan 4 langkah berikut ini:

  1. Periksa tanggal pada kemasan, kapan daging itu dikemas (packing by) dan kapan batas waktu kadaluarsa yang biasanya dituliskan dengan istilah use by atau expired date (ED). Makin dekat tanggal pengemasan dengan tanggal anda membeli daging sapi makin segar dan makin bagus kualitasnya. Hindari membeli daging yang sudah sangat mepet dengan tanggal kadaluarsa.

  2. Periksa tekstur daging sapi dengan menyentuhnya menggunakan jari anda. Jika daging masih terasa lembab dan kenyal maka daging sapi tersebut kualitas kesegarannya masih bagus dan layak dikonsumsi. Jangan membeli daging yang sudah terasa lengket di jari anda.

  3. Perhatikan warna daging sapi. Daging sapi yang masih segar memiliki warna merah cerah dengan sedikit warna putih pada lemaknya. Jika warna merah mulai pudar dan mulai berubah kecoklatan atau cenderung abu-abu maka daging sudah mulai rusak, jangan anda beli daging yang seperti ini.

  4. Terakhir cium baunya. Daging yang masih segar baunya sedap, tidak ada bau busuk.

Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar