7 Tips Saat Kehamilan Pertama Kali

7 Tips Saat Kehamilan Pertama Kali

Saat mengalami sesuatu yang belum pernah dialami, apalagi saat kehamilan pertama kali, tentu ada berbagai pertanyaan yang muncul. Di samping perasaan luar biasa mendapat kesempatan memiliki buah hati, tentu ada berbagai hal yang harus dilakukan.

Kehamilan pertama merupakan saat dimana perubahan bentuk tubuh secara cepat akan terjadi. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar perkembangan janin dan kesehatan ibu tetap terjaga.

[caption id="attachment_2839" align="aligncenter" width="640"]kehamilan pertama kehamilan pertama (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Berikut ini tips saat hamil terutama saat kehamilan pertama:

1. Periksakan pada medis, bidan atau dokter kandungan untuk memastikan kondisi janin di dalam rahim. Gunakan tes kehamilan minimal dengan dua alat tes. Tanyakan pada dokter, beberapa vaksinasi yang mungkin harus diberikan, misalnya imunisasi anti tetanus dan beberapa vaksin, antara lain bila memiliki hewan peliharaan atau bila ibu memiliki penyakit tertentu.

2. Bagi yang dekat dengan sarana USG, sebaiknya melakukan test USG sedini mungkin agar dapat melihat kondisi rahim, janin dan letak janin. Hal ini berkaitan dengan kesempurnaan janin dan antisipasi bila ada kelainan atau bila dikarunai bayi kembar.

3. Konsumsi makanan dan minuman bergizi, secara rutin dengan jumlah kecil atau sedang namun sering. Jangan menahan lapar, karena memang di saat hamil janin harus mendapat berbagai nutrusi lengkap. Minum susu sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang tulang dan gigi, juga memelihara kepadatan tulang ibu agar tidak mudah mengalami pengapuran. Untuk ibu yang alergi susu sapi, dapat mengonsumsi susu nabati dari kedelai.

4. Jam istirahat sangatlah penting. Terlalu lelah dan sering bergadang akan mempengaruhi perkembangan bayi di dalam rahim.

5. Gunakan baju yang nyaman untuk mempermudah bergerak, karena suhu badan saat hamil akan meningkat, terutama di triwulan terakhir menjelang persalinan.

6. Melakukan senam hamil akan mempermudah bukaan rahim saat persalinan pertama kali, juga melatih kebugaran dan stamina. Senam hamil sangat berguna untuk ibu yang memiliki tinggi tertentu, letak bayi sungsang dan menghindari risiko melahirkan.

7. Menimbang badan setiap bulan. Untuk kehamilan normalnya peningkatan berat badan ialah 0.5 - 1.5kg. Bila peningkatan berat badan di bawah rata-rata, tentu konsumsi makanan terutama karbohidrat harus ditingkatkan. Cara lain dapat diatasi dengan minum es. Sebaliknya, bila ternyata perkembangan berat badan melebihi rata-rata, disarankan diet karbohidrat dengan lebih banyak mengonsumsi buah, sayur, ikan, daging dan protein nabati, sehingga risiko diabetes saat hamil dapat diatasi. (SRH)
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar