7 Tips Menjaga Hubungan Agar Tetap Langgeng dan Romantis

7 Tips Menjaga Hubungan Agar Tetap Langgeng dan Romantis

Menjaga hubungan yang sehat dalam jangka waktu yang lama membutuhkan usaha yang tidak bisa disepelekan dari masing-masing pihak yang terlibat dalam hubungan tersebut. Hubungan yang langgeng tidak mungkin bisa terjadi begitu saja tanpa adanya usaha nyata untuk mempertahankannya.

Tidak bisa dipungkiri jika dalam sebuah hubungan terkadang rasa jenuh dan lelah melanda, sehingga membuat hubungan menjadi renggang. Jika tidak segera dicari solusinya, hal ini bisa menjadi pemicu rusaknya hubungan, apalagi kalau pasangan suami istri tentu saja ini bukanlah kondisi yang baik. Sebelum hal tersebut terjadi, maka perlu dilakukan usaha agar hubungan bisa tetap baik, sehingga bisa langgeng dan romantis.

  1. Mendengarkan


Kebanyakan dari kita hanya ingin didengarkan tanpa mau mendengarkan, hanya mau mendengarkan hal yang ingin kita dengar saja tanpa mau tahu apa yang sedang dikatakan dan dirasakan oleh pasangan. Parahnya lagi, kita seringkali malah salah memahami apa yang dikatakan oleh pasangan.

[caption id="attachment_2960" align="aligncenter" width="640"]cara agar hubungan tetap langgeng dan romantis cara agar hubungan tetap langgeng dan romantis (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Jika selama ini anda dan pasangan termasuk orang yang melakukan hal tersebut, maka saatnya anda mulai belajar untuk mendengarkan dengan penuh perhatian apa yang diungkapkan dan menjadi keinginan dari pasangan anda.

Jangan terlalu cepat menanggapi jika anda belum benar-benar paham maksudnya, apalagi memotong atau menyepelekan apa yang dikatakan oleh pasangan. Kalau ada yang belum anda pahami dari ucapan pasangan, maka jangan segan untuk menanyakan kepadanya apa yang sebenarnya dia inginkan.

Sikap seperti ini akan membuat pasangan merasa dihargai dan akan membuatnya merasa harus melakukan hal yang sama dengan anda, yaitu menjadi pendengar yang baik untuk anda.

  1. Memahami Bahasa Tubuh


Ada sebuah idiom di dalam masyarakat, bahwa apa yang tidak terucap itu seringkali lebih bermakna daripada yang dikatakan. Di sini tugas anda cukup berat untuk bisa memahami dan mengerti apa yang dirasakan dan apa yang menjadi keinginan pasangan, meskipun dia tidak mengatakannya kepada anda.

Jika pasangan anda terlihat uring-uringan atau sedang tidak baik moodnya, cobalah untuk menenangkannya. Tataplah matanya dengan penuh perhatian dan cobalah tangkap sinyal yang anda lihat dari matanya.

Jika dia terlihat seperti tidak nyaman dengan adanya anda di dekatnya, mungkin dia sedang ingin sendirian, jadi sebaiknya anda menjauh darinya dan beri waktu padanya untuk sendirian saja. Tidak perlu menanyakan alasan kenapa dia ingin sendirian. Jangan lupa sebelum pergi, peluk atau sekadar pegang tangannya dan berikan senyum termanis anda sebagai tanda bahwa anda peduli kepadanya.

  1. Berani Bicara


Menyimpan suatu masalah atau ganjalan dalam hati terhadap pasangan diibaratkan api dalam sekam yang suatu saat nanti justru bisa membakar semuanya. Mungkin maksud menyimpan sesuatu yang tidak mengenakkan ialah agar pasangan tidak tersinggung atau menjadi sedih, tapi ini bukanlah hal yang baik.

Mungkin juga anda berusaha menyampaikannya secara terselebung melalui sindiran misalnya, tapi belum tentu pasangan anda paham dan menyadari tujuan anda yang sebenarnya. Jadi mulailah untuk terbuka terhadap pasangan, biarkan dia tahu apa yang anda inginkan. Sampaikan dengan lembut dan penuh rasa respek agar tidak terjadi salah paham.

  1. Kompromi Dan Mengakui


Kebiasaan manusia ialah selalu berusaha mencari pembenaran untuk dirinya sendiri termasuk ketika melakukan kesalahan pada pasangan. Rasa gengsi yang tinggi mungkin membuat anda malu dan tidak mau mengakui kesalahan yang telah anda lakukan. Padahal berani mengakui kesalahan merupakan kunci penting terjaganya hubungan agar tetap baik. Anda menjalin hubungan, berarti anda harus siap berkompromi dengan kepentingan dan perasaan pasangan, tidak bisa egois lagi.

Ketika anda melakukan kesalahan, sebaiknya bicaralah baik-baik kepada pasangan, ungkapkan dengan hati-hati dan minta maaf. Jika pasangan anda marah mendengar pengakuan anda, terimalah hal itu sebagai sebuah bentuk kompromi terhadap pasangan. Setelah pasangan tenang kembali barulah anda bisa bicara lagi padanya.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar