5 Tips Melawan Mitos yang Salah Tentang Rumah Tangga

5 Tips Melawan Mitos yang Salah Tentang Rumah Tangga

Menjalani pernikahan membutuhkan beberapa treatment khusus agar pernikahan sukses dan langgeng. Layaknya mendirikan rumah, bila pondasi tidak kuat, gempa dapat merobohkan bangunan dengan mudah.

Tentu tak ada seorangpun yang ingin rumah tangganya retak. Berbagai mitos salah yang membuat rawannya keutuhan keluarga tentu harus dielakkan. Berikut ada beberapa tips melawan mitos yang salah tentang rumah tangga.

1. Pernikahan makin lama, makin hambar.


Melawan Pernikahan jika dijalani dengan kesetiaan tidak mengalami kejenuhan. Ada trik untuk menyikapinya, saling menghormati pasangan dan memelihara komunikasi. Kepercayaan dalam pernikahan merupakan hal penting yang wajib dijaga.

[caption id="attachment_2954" align="aligncenter" width="640"]mitos seputar rumah tangga mitos seputar rumah tangga (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

2. Kebahagiaan datang secara otomatis dari lamanya waktu.


Dalam menjalani bahtera rumah tangga, tentu ada berbagai tantangan terutama menyesuaikan diri dalam keseharian dalam bersikap dan memahami pasangan. Karena pernikahan dibangun dari dua insan berbeda yang dilahirkan dari keluarga dan lingkungan berbeda. Bahkan anak kembar sekalipun memiliki keinginan yang berbeda.

Memahami, mengampuni dan saling memotivasi untuk hidup lebih baik hari demi hari merupakan komitmen bersama. Bila salah satu pasangan berpaling, tentu ada kepincangan dalam rumah tangga yang akan berakibat buruk terhadap mental anak.

3. Jika menunjukkan kasih, kita semakin diinjak-injak.


Di jaman yang semakin modern dan cenderung liberal, norma tetap harus dipertahankan. Menanamkan kasih meski pasangan tidak demikian bukanlah hal yang mudah. Jangan lekas merasa dirugikan, sebab mengampuni kesalahan pasangan tidak hanya menentramkan hati anda, tapi juga dapat merubah sifat buruk seseorang. Mendekatkan diri dengan Tuhan merupakan jawaban terbaik dari segala persoalan.

4. Perubahan akan terjadi dengan sendirinya.


Merubah pasangan menjadi sosok yang kita mau tidaklah mudah. Atasi sifat yang tidak disukai dengan komunikasi yang baik merupakan cara yang tepat. Tanyakan pula hal yang diharapkan pasangan untuk anda lakukan. Saling menyenangkan pasangan akan membuat usia pernikahan dipenuhi kebahagiaan.

5. Masalah lama kelamaan akan selesai sendiri jika diabaikan.


Menyelesaikan masalah tidaklah dengan menghindar atau membiarkan menjadi semakin besar. Jangan tinggalkan rumah sebelum masalah rumah tangga diselesaikan. Konsultasikan diri dengan pemimpin agama, orang tua atau psikolog bila belum mendapat solusi. (SRH)
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar