4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Anak Panas Dan Demam

4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Anak Panas Dan Demam

Salah satu hal yang sering membuat takut para orang tua ialah saat anaknya mengalami panas dan demam. Terutama jika si anak masih berumur beberapa bulan dan terjadi pada orang tua baru, tentunya hal tersebut akan sangat membuat panik dan bingung. Terlebih panas dan demam yang berkelanjutan sangat mungkin menyebabkan bayi atau anak mengalami kejang-kejang atau step yang cukup membahayakan.

Panas dan demam pada anak memang hal yang lumrah terjadi, apalagi saat musim pancaroba atau musim hujan yang lembap. Panas dan demam memang lebih sering menyerang bayi dibandingkan dengan anak-anak yang telah berumur lebih dari satu tahun. Tetapi sebenarnya dalam beberapa kasus, panas dan demam bukanlah hal yang membahayakan, anda hanya harus mengetahui terlebih dahulu suhu badan bayi atau anak anda, agar anda bisa melakukan upaya pertolongan pertama pada panas demam anak anda.

[caption id="attachment_3013" align="aligncenter" width="640"]pertolongan pertama jika anak demam pertolongan pertama jika anak demam (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Menurut catatan Dr. Manny Alvarez melalui AskDrManny.com, sebelum melakukan tindakan lebih jauh, sebaiknya anda mengukur suhu tubuh anak anda terlebih dahulu. Jika suhu badannya melebihi 38°C maka anda harus menghubungi dokter, tapi jika masih kurang dari suhu tersebut biasanya dokter akan menyarankan anda untuk melakukan tindakan sendiri di rumah menurunkan panas bayi atau anak anda. Jika itu terjadi, maka jangan buru-buru panik dan segera lakukan 4 langkah pertolongan pertama sebagai berikut ini:

Pertolongan pertama jika anak demam



  1. Ukur Suhu Tubuh Dengan Tepat


Langkah pertama yang harus anda lakukan saat anak anda terkena panas demam ialah ukur suhu tubuhnya dengan menggunakan alat yang tepat. Banyak jenis termometer yang dijual di toko obat dan apotek, yang paling sering digunakan ialah termometer merkuri. Tetapi kadang anda akan kesulitan melihat batas angka yang ditunjukkan oleh termometer jenis ini, jadi sebaiknya sediakan termometer yang lebih akurat menunjukkan angka hasil pengukuran suhu badan, yaitu termometer digital.

  1. Usahakan Anak Anda Cukup Cairan


Ketika anak anda panas demam, maka suhu tubuh yang tinggi akan membuatnya cenderung dehidrasi atau kekurangan cairan. Agar tidak terjadi akibat yang lebih parah, maka usahakan anak anda tetap cukup cairan. Berikan minum yang banyak padanya terutama cairan yang mengandung elektrolit. Lebih bagus jika anda memberikan ASI pada bayi anda untuk menjaganya tetap terhidrasi dengan baik.

Perhatikan popok dan baju bayi atau anak anda, jika basah, segera ganti dengan yang baru.

  1. Jaga Agar Anak Tetap Merasa Nyaman


Yang tidak kalah penting ialah jaga agar anak anda tetap merasa nyaman. Jangan memakaikan baju yang berlebihan padanya seperti jaket atau selimut tebal, karena itu akan membuatnya semakin merasa panas. Selain itu, jagalah agar temperatur di dalam ruangan / kamar tetap normal, jangan dibuat lebih dingin.

  1. Konsultasi Dengan Dokter Anda


Terakhir, sebelum memberikan atau melakukan lebih banyak tindakan untuk menurunkan panas demam anak anda, berkonsultasilah dengan dokter langganan anda. Apakah anda boleh memberikan obat-obatan seperti parasetamol atau ibuprofen pada anak yang panas demam, dan berapa dosis yang tepat sesuai usia si anak sebagai upaya pertolongan pertama.

Demikianlah pertolongan pertama jika anak demam semoga bermanfaat buat pembaca setia Igaligo.com
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar