Sarapan Untuk Menurunkan Berat Badan, Ini 3 Tipsnya

Sarapan Untuk Menurunkan Berat Badan, Ini 3 Tipsnya

            Sekarang ini makin banyak saja yang menghindari sarapan dengan dalih untuk menurunkan berat badan, dan katanya menjaga kesehatan, ditambah lagi dengan pendapat–pendapat dari orang yang mengklaim dirinya pakar diet meskipun tidak pernah bersekolah jurusan kedokteran atau gizi.

Entah dengan motivasi yang benar, yaitu ingin memberikan info dan ilmu pada orang lain atau sekedar jualan saja. Padahal sarapan atau makan pagi sangat diperlukan oleh tubuh sebagai menyedia energi untuk memulai aktivitas harian setelah pada malam hari saat tidur tubuh tidak mendapatkan asupan makanan apapun, sehingga pada pagi hari, kadar gula darah menurun yang menyebabkan rasa lemas, sarapan akan mengembalikan metabolisme tubuh. Orang yang tidak sarapan akan cenderung merasa sangat lapar ketika tengah hari, sehingga akan membuatnya menjadi makan dengan porsi lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuhnya.

[caption id="attachment_2521" align="aligncenter" width="640"]Tips menurunkan berat badan Tips menurunkan berat badan (Ilustrasi/Pixabay)[/caption]

Sebenarnya, ketika orang merasa berat badannya menjadi bertambah karena sarapan, itu merupakan pendapat yang keliru. Yang menyebabkan berat badan bertambah atau tidak berhasilnya program diet bukan pada sarapannya, tetapi pada apa yang dimakan. Mungkin anda mengonsumsi terlalu banyak kalori atau malah sangat kurang kalori yang membuat anda cenderung makan dengan buas ketika waktu makan siang.

Berikut ini contoh tips sarapan yang baik yang bisa membantu anda menurunkan berat badan atau menjaganya agar stabil dan tidak bertambah. Anda bisa mengecek sendiri apakah sarapan anda sudah benar atau ada yang harus dirubah. Anda bisa mencoba tips di bawah ini siapa tahu cocok untuk anda.

  1. Ucapkan Selamat Tinggal Pada Granola


Granola adalah makanan yang biasanya terbuat dari oat yang diberi toping buah–buahan kering, kacang–kacangan atau bisa juga dengan yogurt. Masalahnya ada pada toping ini. Oatmeal merupakan makanan yang tidak diragukan lagi kebaikannya untuk sarapan, karena mengandung cukup kalori dan serat. Tetapi kita sering lupa diri dengan topingnya, menjadi percuma manfaat dari oat ketika kita menambahkan toping yang mengandung banyak gula, mentega dan kalori. Apalagi kalau anda membeli granola kemasan yang sudah jadi biasanya sudah dicampurkan bahan macam–macam, seperti coklat yang kalorinya cukup banyak. Akan lebih baik jika anda makan oatmeal saja dengan campuran susu rendah lemak atau buah–buahan yang lebih banyak serat dan vitamin, seperti buah berry–berry-an atau biji–bijian, baik seperti wijen atau biji bunga matahari. Anda juga bisa menambahkan smoothies ke dalam menu sarapan anda, tapi ingat, jangan menambahkan gula.

  1. Kapan Seharusnya Sarapan


Kapan waktu yang baik untuk sarapan? Disarankan untuk sarapan 30 menit setelah bangun tidur dan jangan sarapan lewat jam 10 pagi, itu kalimat yang sering kita temui dan baca dalam artikel–artikel tentang sarapan. Tetapi, apakah anda merasa setelah mengikuti cara tersebut, ternyata berat badan justru bertambah. Mungkin ada yang salah. Jika itu terjadi, cobalah cara lain, yaitu makanlah saat perut anda merasa lapar. Karena jika anda dengan kaku menggunakan aturan makanlah 30 menit setelah bangun tidur, sedangkan perut anda belum merasa lapar, maka akan bisa terjadi beberapa jam setelahnya, atau setelah anda melakukan aktivitas anda, akan merasa lapar lagi dan makan lagi, itu artinya dobel sarapan dan dobel kalori. Makanya ketika lapar, bukan ketika waktu menunjukkan jam berapa.

  1. Sendok Makan Bukan Hanya Untuk Makan


Apakah anda tahu kesalahan sarapan yang lainnya? Ya, salah satunya karena kebiasaan tidak mengukur apapun yang akan kita makan. Padahal kita bisa menggunakan sendok makan sebagai alat pengukurnya. Anda bisa donlot aplikasi smartphone atau browsing tentang konversi ukuran berat ini, satu sendok makan bahan tertentu setara dengan berapa gram berat, agar anda tidak berlebihan dalam membuat sarapan. Padukan juga dengan hasil hitungan berapa besarnya kalori yang dibutuhkan oleh tubuh anda sesuai dengan jenis kelamin, umur dan aktivitas anda. Cara ini akan lebih mendekatkan anda pada takaran tepat sarapan anda, dan menghindarkan anda dari kalori yang sebenarnya tidak dibutuhkan, yang hanya akan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh anda.

Selamat mencoba.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar