Mau Eksis Seperti Reza Rahadian? Ini 4 Tipsnya

Mau Eksis Seperti Reza Rahadian? Ini 4 Tipsnya

Kondisi perfilman Indonesia semakin berkualitas hari demi hari. Para cineas muda berbakat yang mampu menembus pasar dan menjadi tokoh yang digemari khalayak ramai, tidak hanya karena dikaruniai wajah tampan dan gagah yang menjadikan sosok Reza Rahadian mampu eksis beradu peran, namun karena kemampuannya mengasah bakat sehingga karirnya terus merambah naik ke berbagai aspek.

Banyak orang mengagumi kepiawaiannya dalam memerankan tokoh protagonis mantan presiden kita Ir. BJ.Habibie dalam Film Ainun. Namanya semakin terkenal setelah dia dapat tunjukkan kemampuannya meniru gerak, mimik, karakter sang tokoh dalam cerita.

[caption id="attachment_2599" align="aligncenter" width="452"]Reza Rahadian Reza Rahadian (Sumber: artisnusantara.blogspot.co.id)[/caption]

Pastinya banyak para calon aktor yang ingin meraih sukses di dunia peran di usia muda. Berikut tips sukses casting bagi anda yang ingin serius menjadi aktor:

1. Selalu melatih diri dan gali bakat yang dimiliki.


Bergabung dengan komunitas seni drama tentu akan sangat membantu mengembangkan bakat. Melatih pernafasan, mengatur gaya penyampaian kata, mengasah cara mengatur emosi saat mengucapkan teks dalam skenario tentu sangat berguna dalam mendalami cerita.

2. Mendalami Peran


Saat mendapatkan bagian dalam cerita, entah sebagai figuran atau tokoh utama, bacalah dengan baik dan hayati bahwa anda ada di dalam cerita. Berlakulah sesuai kebutuhan namun dalam porsi yang proporsional, karena bila berlebihan, malah akan membuat akting kurang pas di layar kaca.

3. Membaca dan Mendalami Skrip


Dengan membaca keseluruhan cerita dan mengerti tujuan peran yang diberikan, alhasil, riding naskah akan semakin baik bahkan dapat menimbulkan gaya khas sendiri dan menjadi trade mark. Memang ini membutuhkan waktu yang lama dan membutuhkan kontak dengan pemeran lainnya. Semakin mengenal lawan main, tentunya karakter lebih mudah disampaikan disesuaikan dengan gaya rekan menyampaikan kisah. Bila menyangkut tokoh tertentu, belajarlah pada pemilik asli tokoh, atau dengan lingkungan tempat tinggal, saudara, keluarga beliau.

4. Totalitas


Gaya bicara, berjalan, emosi, menangis, tertawa, aksen saat memerankan cerita akan sangat berdampak kualitas film yang disajikan. Bila dapat melakukannya secara maksimal, cerita akan hidup dan membuat ide tertuang begitu saja menjadi improvisasi yang bernilai mahal dan membuat tawaran berakting terus mengalir. (SRH)
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar