Cara Timnas Memenangkan Liga AFF 2016

Cara Timnas Memenangkan Liga AFF 2016

Bravo Indonesia, akhirnya melalui penantian 10 tahun, malam 14 Desember 2016 berhasil meraih gol mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 di babak Final putaran pertama Liga AFF 2016. Pertandingan 45 menit kedua menjadi perlawanan yang luar biasa hingga dapat memecahkan skor dan menetapkan posisinya memenangkan pertandingan di Stadion Pakan Sari.

Berbekal kemenangan di Cibinong, Timnas Indonesia akan bertandang ke Thailand untuk final putaran kedua pada Sabtu 17 Desember 2016, minimal dengan hasil seri sudah akan memastikan Indonesia untuk merebut Piala AFF 2016.

[caption id="attachment_2685" align="aligncenter" width="640"]Cara Timnas Memenangkan Liga AFF 2016 Cara Timnas Memenangkan Liga AFF 2016 (Ilustrasi/wikimedia)[/caption]

Sejak digelar 1996, Indonesia belum pernah sekalipun meraih gelar juara turnamen antar negara di wilayah Asia Tenggara itu, yang dahulu disebut Piala Tiger. Mengapa Indonesia bisa meraih sukses di musim pertandingan kali ini?

  1. Alfred Reidel, pelatih yang memang diandalkan dan selalu mampu membawa Indonesia ke partai Final. Perhitungannya dan gayanya mengatur strategi memang tak dapat diragukan. Caranya melakukan penyelamatan di dunia sepakbola Indonesia patut diapresiasi.

  2. Andik Vermansyah, Striker Handal yang meski di menit 18 pertama harus keluar dari arena, namun di pertandingan sebelumnya diandalkan membentengi sayap kiri pertahanan, walau akibat menderita cedera harus ke luar lapangan dengan tandu dan digantikan Zulhan Zamrun.

  3. Timnas memiliki Kurnia Mega Hermansah, penjaga gawang yang mampu menjaga lini belakang pertahanan dari kebobolan serangan lawan meski di pertandingan final Thailand lebih dulu unggul di babak pertama lewat gol dari pencetak gol terbanyak Thailand, Teerasil Dangda, pada menit 33 babak pertama, karena sempat kehilangan Andik di sayap kiri yang kosong. Sundulan kepala Dangda, yang memanfaatkan umpan jauh dari Theerathon Bunmathan, tak bisa dijangkau oleh kiper Kurnia Meiga.

  4. Pola serang dan kekompakan grup dalam mengatur, menjaga dan menyerang lawan. Seluruh tim sadar memiliki kemampuan dalam mengenali dan mengetahui titik lemah lawan.

  5. Rizky Pora yang mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Tendangan jauhnya pada menit ke-65, lebih dulu mengenai salah seorang pemain Thailand dan melesat ke sudut gawang. Rizky Pora berhasil mencetak gol kedua di menit 70 di babak kedua menyamakan kedudukan ditambah dengan satu assist yang membawa Indonesia meraih kemenangan berkat sundulan kepala Hansamu Pranata yang mengantarkan kemenangan Indonesia, dengan memanfaatkan tendangan sudut yang dilepas oleh Rizky Pora.

  6. Seluruh tim saling mendukung dan terus mengambil kesempatan yang mungkin, walau di babak pertama sempat kebobolan, namun akhirnya dapat membalikkan keadaan. Semoga di 17 Desember 2016 nanti Timnas akan meraih kemenangannya yang sempurna.

Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar