Cara Natasha Mannuela Halim Mencapai RunnerUp Kedua Miss World 2016

Cara Natasha Mannuela Halim Mencapai RunnerUp Kedua Miss World 2016

Tahun ini Indonesia kembali mengirim wakilnya dalam ajang Miss World 2016. Akhirnya, Miss Indonesia asal Bangka Belitung ini berhasil mengharumkan bangsa menjadi tiga terbaik atau runner up kedua, ajang Miss World 2016. Untuk kedua kalinya Indonesia berhasil berturut-turut menduduki posisi tiga besar, dan semoga tahun berikutnya bisa meningkatkan prestasinya, tutur Chair Woman of Miss World Indonesia dalam wawancara audio di salah satu stasiun TV Indonesia.

Menjadi Miss World 2016 tentu bukan hal yang mudah. Segudang syarat dan ketangguhan sangat dibutuhkan. Berikut cara Natasha Manuella berhasil menjadi tiga kontestan terbaik dari 100 kontestan di ajang kecantikan Miss World 2016.

1. Pendaftaran dan Seleksi


Pertama kali tentunya Acha, panggilan Natasha Manuella wajib mendaftar menjadi calon finalis. Tentu dia wajib lulus seleksi untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Kriteria minimal yang dimilikinya dan menjadi modal awal ialah wajah cantik, berusia 21 tahun, tinggi 173 cm dan bergelut di dunia modeling.

[caption id="attachment_2731" align="aligncenter" width="263"]Natasha Mannuela Halim RunnerUp Kedua Miss World 2016 Natasha Mannuela Halim RunnerUp Kedua Miss World 2016 (Sumber: Okezone/Wikipedia)[/caption]

Selain lulus persyaratan, Natasha Mannuela juga sudah membuktikan keseriusannya lewat gelar Miss Indonesia 2016 yang berhasil diraihnya. Dari segi pendidikan, mahasiswa S1 di STIE Prasetya Mulya ini, juga meraih penghargaaan dari Kompetisi Bisnis di bidang Fasion dan mendapat gelar Best Business Development, lewat bisnisnya “LOCAPOCA SANDAL”.

2. Karantina


Dalam kurun waktu yang ditentukan, Acha wajib mentaati seluruh kebijakan dan memenuhi jadwal pelatihan khusus. Tentunya ada pengorbanan waktu, otak dan tenaga, juga keseriusan yang tulus dari dalam hatinya. Acha berhasil dididik dan gigih mencoba segala sesuatu yang baru diajarkan dengan melaksanakan tugas dan menyerap pendidikan singkat yang diberikan panitia selama karantina, tentunya dengan meninggalkan aktivitas harian dan keluarga.

3. Praktek Nyata


Inilah yang menjadi nilai lebih Natasha dalam mencapai impiannya, dia dengan tulus berkarya dengan jiwa sosialnya menjadi guru Bahasa Inggris bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Bantar Gebang, Jakarta. Ini menunjukkan kecantikan hatinya yang tentunya lebih berharga dari sekedar kepintaran, kecantikan kulit dan wajah.

Walau tiara Miss World 2016 jatuh kepada Miss Puerto Rico, Stephanie Del Valle yang lebih muda 2 tahun darinya, namun prestasinya patut diapresiasi dan disyukuri segenap Bangsa Indonesia.(SRH)
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar