5 Tips Membuat Anak Tetap Aktif dan Sehat

5 Tips Membuat Anak Tetap Aktif dan Sehat

 

Anak-anak pada tahun 90-an tumbuh dengan berbagai macam permainan yang membutuhkan aktivitas fisik, seperti gobak sodor, lompat tali, bola kasti dan masih banyak lagi. Permainan-permainan tersebut selain membuat tubuh lebih sehat karena mengharuskan untuk bergerak, juga membuat anak-anak biasa bergaul dan bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya. Kondisi seperti itulah yang pada masa sekarang ini makin jarang atau bahkan hampir tidak bisa lagi ditemukan pada anak-anak, karena mereka lebih sering asik sendiri dengan gadgetnya.

Mengapa anak-anak jaman sekarang lebih rentan mengalami masalah berat badan yaitu obesitas, salah satunya ialah karena mereka jarang melakukan aktivitas fisik. Sedangkan obesitas bisa membawa dampak tidak baik pada tubuh, seperti kurangnya daya tahan tubuh sehingga lebih rentan terserang penyakit dari yang ringan seperti flu sampai yang serius seperti diabetes. Aktif secara fisik akan meningkatkan kesehatan tubuh, menguatkan tulang dan sebagai pondasi agar kesehatan tetap terjaga sampai dewasa.

Sebagai orang tua, tentunya kita tidak ingin anak-anak menjadi sakit hanya karena mereka jarang bergerak. Orang tua harus mampu menjadi guru sekaligus teman bagi mereka dalam memotivasi agar anak-anak tidak hanya asik duduk bermain dengan game dan gadgetnya seharian, mereka juga harus diajak untuk melakukan olahraga dan aktivitas luar rumah. Tentunya, selain agar anak-anak belajar untuk bergaul dengan orang-orang di sekitarnya, juga agar tubuhnya menjadi lebih sehat. Agar anak-anak lebih tertarik dengan aktivitas fisik dan aktivitas luar rumah, anda bisa ikuti tips berikut ini:

  1. Ciptakan Aktivitas Yang Menyenangkan


Meskipun anak-anak memiliki ketertarikan pada hal-hal baru, tetapi mereka mudah merasa bosan jika berada di dalam kegiatan yang sama terus-menerus. Untuk menghindari hal itu, ciptakan selalu permainan yang selalu membuat mereka senang untuk melakukannya. Anda bisa melakukannya di dalam rumah atau di luar rumah, seperti bermain mencari harta karun misalnya.

  1. Libatkan Mereka


Agar anak merasa lebih senang, ajaklah mereka dalam aktivitas yang anda lakukan. Pada hari libur, jika biasanya anda membersihkan rumah atau halaman sendirian, maka coba ajaklah anak-anak. Kebanyakan orang tua merasa keberatan jika anak-anaknya ikut membantu saat sedang membersihkan rumah dan sekitarnya, karena dianggap hanya akan mengganggu saja, padahal cara ini selain akan meningkatkan kualitas hubungan emosional antara anak dan orang tua, juga akan membuat mereka aktif secara  fisik. Saat anda sedang membersihkan halaman, biarkan mereka bermain kelereng atau sekedar membantu mencabut rumput.

  1. Jadilah Contoh


Anak-anak merupakan peniru paling hebat, mereka akan cenderung melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh orang tuanya dan orang sekitarnya. Kalau anda ingin anak-anak aktif, maka anda sebagai orang tua juga harus melakukan hal yang sama. Jika anda lebih sering menghabiskan waktu dengan hanya duduk di depan televisi atau komputer, maka anak-anak juga akan cenderung melakukan hal yang sama. Jika anak-anak melihat anda rajin berolahraga, maka mereka juga akan senang mengikutinya walaupun hanya dengan senam di dalam rumah.

  1. Biasakan Untuk Jalan Kaki atau Bersepeda


Hal mudah lainnya ialah biasakan anak-anak untuk berjalan kaki atau naik sepeda kalau pergi ke suatu tempat, seperti ke sekolah, les, atau berkunjung ke rumah temannya selama jaraknya memang tidak terlalu jauh, dan anak sudah cukup aman untuk pergi sendirian. Sesekali saat liburan, buatlah jadwal untuk jalan-jalan atau bersepeda bersama di kawasan Car Free Day misalnya.

  1. Bergabung Dengan Grup


[caption id="attachment_2789" align="aligncenter" width="640"]Anak sehat dan aktif Anak sehat dan aktif (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Biasanya anak-anak malas melakukan aktivitas karena harus melakukannya sendirian. Sesuai umurnya, mereka memang akan lebih senang dan bersemangat jika memiliki banyak teman untuk melakukan sebuah kegiatan. Jadi, tidak ada salahnya jika anda daftarkan anak anda ke dalam grup atau komunitas yang sesuai dengan umur dan minat mereka. Jika mereka suka dengan sepakbola, daftarkan mereka pada klub latihan sepak bola untuk anak-anak, selain bermanfaat untuk kesehatan, siapa tahu suatu saat mereka bisa menjadi atlet profesional. Begitupun dengan minat pada bidang yang lainnya, anak yang suka melakukan percobaan-percobaan, ajak mereka untuk bergabung dengan klub sains.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar