4 Tips Mempersiapkan Hari Raya Natal

4 Tips Mempersiapkan Hari Raya Natal

Sudah bulan Desember, pastinya semua orang sudah berpikir untuk berlibur menikmati akhir tahun bersama orang terdekat dan keluarga. Juga bagi umat Kristen, Natal menjadi momen saat ber-fellowship, menyempatkan diri mengambil waktu bersama.

Setelah mendapat gaji akhir tahun dan bonus, tentu fikiran akan tertuju untuk menikmatinya, terutama setelah sibuk bekerja sepanjang tahun. Saat libur hampir tiba, tentu banyak hal yang dipersiapkan, agar momen ini tidak terlewat percuma. Berikut tips unik untuk anda.

1. Persiapkan makanan dan kue kering.


Menjelang hari- H, harga di pasar tentu meningkat. Stok bahan makanan dan kue Natal beberapa hari sebelumnya agar anda tidak repot lagi untuk memasak. Bila anda mengadakan open house, atau sekedar berkumpul di rumah bersama keluarga besar, pastikan sajian yang dihidangkan cukup.

[caption id="attachment_2573" align="aligncenter" width="640"]Perayaan Natal Perayaan Natal (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

2. Atur Waktu Berkunjung Bertemu Keluarga


Tentunya tidak hanya anda yang dikunjungi keluarga. Bila memiliki waktu, datangilah rumah kerabat dan keluarga yang sudah lama tidak anda temui.

3. Berlibur Bersama Keluarga Inti


Pulang kampung memang menjadi tradisi kebanyakan di saat libur panjang, dan membuat jalur transportasi menjadi padat. Agar tidak ketinggalan dan kehabisan tiket, pastikan anda memesannya sejak jauh hari, di samping lebih aman, harga tiket akan jauh lebih murah.

Sedangkan bagi anda yang menetapkan bertamasya, bahkan hingga ke luar negeri, cek validasi pasport dan identitas agar perjalanan mulus tanpa kendala administrasi. Persiapkan pakaian sesuai musim di tempat tujuan wisata yang akan dikunjungi dan obat sebagai pertolongan pertama. Janganlah lupa menitipkan rumah pada orang terpercaya saat ditinggal untuk keamanan.

4. Berbagi dan Saling Memaafkan


Natal merupakan momen berbagi kasih. Memang tak hanya dan tak harus dalam bentuk kado atau angpau. Sebenarnya membereskan hati merupakan hal utama dan terpenting, agar di tahun baru yang akan datang, kita dapat menjalaninya dengan lebih damai. Saling memaafkan bila ada masalah yang belum terselesaikan akan menjadi hadiah berharga dan obat bagi hati.
Semoga bermanfaat tidak hanya bagi yang merayakan, dan juga bagi semua yang memiliki waktu berlibur. (SRH)
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar