Agar Tidak Terlihat Lebih Tua, Hindari 9 Kebiasaan Buruk Ini

Agar Tidak Terlihat Lebih Tua, Hindari 9 Kebiasaan Buruk Ini

Rasanya semua manusia di muka bumi ini ingin selalu terlihat segar dan awet muda meskipun usianya sudah tidak muda lagi. Banyak yang bahkan tidak ingin terlihat beruban atau merasa malu ketika orang lain mulai melihat uban di kepalanya.

Banyak hal yang dilakukan agar bisa menyamarkan atau menyembunyikan ketuaan, mulai dari olahraga, menjaga pola makan sampai hal sepele seperti menyemir rambut untuk menutupi uban. Tidak sedikit pula yang melakukan treatment yang biayanya tidak murah seperti suntik vitamin C, botox, sedot lemak dan operasi plastik. Tetapi ternyata tanpa disadari banyak kebiasaan kita yang justru mempercepat ketuaan pada diri kita. Jadi sebaiknya cobalah untuk mengurangi atau kalau bisa menghindari sama sekali hal–hal tersebut, yaitu :

  1. Berada Terlalu Lama Di Bawah Sinar Matahari Yang Terik


Berada di bawah sinar matahari, apalagi saat tengah hari ketika matahari sedang berada tepat di atas kepala kita dan tanpa menggunakan pelindung seperti payung atau topi, tentu akan berakibat tidak baik bagi kulit, apalagi jika lebih dari 30 menit. Sinar matahari mengandung sinar UVB yang menyebabkan kulit terbakar. Dalam beberapa kasus, hal ini bisa membuat sel kulit mati kemudian mengelupas. Selain itu, juga bisa membuat kulit menjadi bintik-bintik kecoklatan Hal ini tentu akan membuat kulit menjadi kusam dan mengurangi penampilan.

[caption id="attachment_2265" align="aligncenter" width="630"]Cara membuat wajah tampak muda Cara membuat wajah tampak muda (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

  1. Kurang Terkena Sinar Matahari


Berkebalikan dengan poin pertama, ternyata kurang sinar matahari juga tidak baik untuk tubuh kita karena sinar matahari membantu dalam penyerapan vitamin D. Vitamin D diperlukan untuk pertumbuhan, komposisi dan regenerasi jaringan tulang. Selain itu, ternyata sinar matahari dapat membantu pelepasan hormon endhorpin yaitu hormon anti depresi yang akan membantu kita melawan rasa stres, sehingga akan membuat lebih awet muda. Sinar matahari juga bisa membantu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, aliran darah yang lancar akan lebih mengencangkan kulit. Tetapi sinar matahari yang bermanfaat ini ialah sinar matahari pagi yaitu sebelum jam 9.

  1. Hampir Selalu Kurang Tidur


Kurang tidur bisa menurunkan kekebalan tubuh dan mempengaruhi kesehatan, apalagi jika terjadi secara terus-menerus. Salah satu akibat kurang tidur ialah mempercepat proses penuaan dini karena kurang tidur meningkatkan produksi hormon kortisol yang dapat menghancurkan protein, sedangkan protein yang dikenal sebagai kolagen berfungsi untuk menghaluskan dan menjaga elastisitas kulit. Meningkatnya hormon kortisol juga menyebabkan kulit menjadi pucat, lama-kelamaan akan menjadi kusam dan timbul garis-garis halus serta lingkaran di bawah mata.

  1. Tidak Memakai Pelembab Atau Memakai Pelembab Yang Salah


Tidak bisa dipungkiri bahwa kulit membutuhkan pelembab, terutama bagi kita yang hidup di negara tropis yang cukup panas. Pakailah pelembab yang berbahan dasar air, agar kulit cukup terhidrasi dan mengandung bahan pelindung dari sinar UV atau SPF. Karena, kalaupun memakai pelembab tetapi tidak mengandung bahan–bahan di atas maka tidak akan mampu melindungi kulit dari pengaruh panas matahari dan kelembapan kulit tidak akan terjaga dengan baik. Pilih pelembap dengan bahan alami dan sesuaikan dengan jenis kulit anda, karena jika anda salah memilih pelembap, bukan kulit sehat yang didapat, tetapi malah kulit menjadi rusak.  Kulit kering dan kulit berminyak semua membutuhkan pelembap.

  1. Memakai Sabun Yang Kurang Baik


Ratusan merk dan jenis sabun ada di pasaran, tetapi tentunya tidak semuanya cocok dengan kulit kita atau mampu menjaga kecantikan kulit. Sabun batangan kurang cocok bagi anda yang mempunyai kulit kering, karena kandungan asam di dalamnya akan semakin membuat kulit menjadi kering.

Pakailah sabun yang mengandung minyak esensial seperti minyak zaitun, minyak bunga matahari atau juga cocoa butter yang bisa membantu melembapkan dan menjaga kesehatan kulit, jangan asal wangi dan membersihkan. Karena sabun terbuat dari bahan-bahan kimia, maka lihatlah baik-baik zat apa saja yang terkandung di dalamnya dan hindari zat yang tidak baik untuk kulit atau yang bisa menimbulkan alergi.

  1. Kurang Aktivitas


Ternyata, fakta mengatakan bahwa aktivitas fisik bukan hanya membentuk otot, tetapi juga baik untuk kulit. Aktivitas fisik yang benar akan memperlancar aliran darah yang membawa oksigen mengalir ke dalam tubuh dan akan membantu mengeluarkan keringat yang membuat kulit lebih sehat. Keringat yaang keluar dari kulit membawa serta racun keluar dari tubuh.

  1. Sering Stres


Pada poin ketiga sebelumnya sudah dijelaskan bahwa stres menghambat produksi hormon endhorpin, yang artinya akan mengambat produksi kolagen juga, dan akan membuat kulit menjadi kusam dan tidak elastis.

  1. Tidak Makan Dengan Benar


Mengonsumsi terlalu banyak makanan dengan kadar gula garam tinggi, daging dengan lemak yang juga tinggi, akan berakibat kurang baik bagi tubuh, apalagi jika disertai dengan kurangnya aktivitas fisik. Kita bisa terkena penyakit berbahaya seperti  diabetes, kolesterol yang tinggi, penyakit jantung dan penyakit mematikan lainnya. Sebaiknya konsumsilah makanan yang mengandung asam lemak yang baik, omega 3, serat, vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh agar kita bisa selalu sehat dan terlihat bugar setiap hari.


  1. Merok*k


Sebatang rok*k mengandung zat–zat berbahaya di dalamnya, seperti karbon monoksida yang bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah kita yang menyebabkan asupan oksigen ke dalam tubuh menjadi terhalang. Ini akan membuat jaringan tubuh menjadi lebih cepat rusak. Kurangnya asupan oksigen juga membuat penuaan dini pada kulit, munculnya kerutan di sekitar mulut juga mata.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar