5 Cara Diet Efektif Sesuai Tipe Anda

5 Cara Diet Efektif Sesuai Tipe Anda

Kalau mendengar kata diet, yang langsung terbayang di kepala kita ialah mengurangi jumlah atau kuantitas makanan yang kita konsumsi, yang lebih ektrim lagi, diet diartikan sebagai tidak makan karbo atau nasi untuk kita sebagai orang Asia. Padahal itu tidaklah benar.

Diet merupakan pengaturan pola makan yang bertujuan agar tubuh lebih sehat, bukan asal mengurangi makanan tanpa memperhatikan faktor kesehatan anda. Diet juga tidak boleh dilakukan sembarangan, kalaupun anda tidak bersedia untuk berkonsultasi dengan ahli gizi karena beberapa alsasan, terutama tentang biaya, anda harus mengenali terlebih dulu diri dan badan anda sendiri. Apakah anda memiliki risiko sebuah penyakit sehingga harus mengonsumsi atau malah harus menghindari makanan tertentu. Apakah anda memiliki alergi terhadap makanan, dan bagaimana tipe badan anda sendiri.

Secara umum ada beberapa tipe pelaku diet berdasarkan kebiasaan dan gaya hidupnya.

  1. Popular Dieters


[caption id="attachment_2429" align="aligncenter" width="640"]Macam-macam diet Macam-macam diet (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Apakah anda tipe orang yang selalu mencoba cara diet yang baru, atau sedang tren? Kalau iya, berarti anda termasuk dalam golongan ini. Anda merupakan orang yang berasumsi bahwa cara diet yang baru pasti akan lebih baik dari sebelumnya, karena pasti telah berdasarkan riset atau penemuan-penemuan baru yang lebih kekinian, tetapi anda tidak cukup punya kemauan untuk mempelajari apakah cara baru tersebut benar-benar baik dan sesuai untuk anda. Padahal beberapa cara diet yang baru mungkin ada tanpa berdasarkan riset dan penelitian terlebih dahulu, hanya sedang tren saja.

Lalu apakah yang harus anda lakukan?

Pelajari lebih lanjut tentang metode diet baru yang ingin anda ikuti tersebut. Jangan asal percaya pada orang lain yang sedang mencoba mempengaruhi anda, terutama jika itu orang yang berhubungan dengan sebuah produk diet, atau yang menjual produk atau program diet pada anda. Cari tahu dari ahli atau siapapun yang tidak mengambil keuntungan material dari anda. Yang terpenting ialah gunakan akal sehat anda.

  1. Social Dieters


Anda termasuk dalam golongan ini jika anda merupakan orang yang cenderung mengikuti metode diet yang sedang dilakukan oleh banyak teman-teman anda atau keluarga anda. Sebagai contoh, ada teman anda yang memakai metode diet golongan darah, dan dia berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 3 kg dalam satu bulan, lalu anda langsung mengikutinya padahal belum tentu cocok dengan anda. Selama mereka bukan ahli gizi atau ahli dalam bidang ini, anda tidak harus mengikuti caranya. Bagi anda yang bertipe ini, sebaiknya anda mempelajari dan memilih cara diet berdasarkan gaya hidup dan kebiasaan anda.

Tanyakan pada diri sendiri dulu apa saja yang menjadi kebiasaan anda. Sebagai contoh, kalau anda penggemar makanan bercitarasa dan tidak bisa makan yang tidak berasa, maka diet mayo sepertinya tidak cocok untuk anda. Mungkin anda akan lebih cocok dan akan lebih lama bertahan dengan diet food combaining. Kenapa? Tujuannya agar anda bisa lebih disiplin dalam menjalani diet, bukan hanya seminggu dua minngu yang pada akhirnya tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

  1. Rationalizing Dieters


Orang dengan tipe ini menggunakan latihan fisik rutin sebagai metode dietnya. Mereka akan cenderung membabi buta dalam melakukan olahraga, dengan harapan bisa lebih banyak membakar lemak dan kalori dalam tubuhnya. Masalahnya, bagi orang tipe ini seringkali merasionalisasi dietnya, yaitu mereka akan merasa tidak apa-apa jika makan berlebihan, karena nanti mereka akan melakukan olahraga yang lebih lama untuk membakar kalori dari makanannya tadi.

Ternyata cara ini tidak efektif, karena banyak terjadi pada para pelari maraton, mereka mengalami kenaikan berat badan setelah makan yang berlebihan. Bagi anda yang merasa termasuk dalam golongan ini, sebaiknya anda membuat perencanaan yang baik dalam diet yang anda lakukan. Hitung dengan cermat dan tepat berapa kalori yang anda butuhkan sesuai berat badan dan umur anda, lalu lakukan olahraga secukupnya.

  1. Crash Dieters


Jika anda orang yang memilih diet dengan menjus segala macam buah dan sayur, dan hanya makan segala yang berkalori rendah, maka anda termasuk dalam golongan ini. Tetapi kelemahan dari golongan ini ialah ketika mereka berhenti melakukannya, maka akan cepat naik juga berat badannya kembali seperti semula sebelum diet.

Hal yang sebaiknya anda lakukan mirip dengan apa yang harus dilakukan oleh orang dengan tipe no 3, yaitu sesuaikan makanan anda dengan jumlah kalori yang anda butuhkan, agar anda tetap memiliki berat badan yang ideal sesuai dengan usia anda.

  1. Pill-Popping Dieters


Apakah anda orang yang mengandalkan obat-obatan atau suplemen tertentu dalam melakukan diet? Jika iya, anda merupakan pill popping dieters. Padahal obat-obatan apapun jika digunakan terus menerus dalam waktu yang lama, akan berdampak negatif pada tubuh anda. Risiko lain ialah berat badan akan kembali naik ketika konsumsi obat dihentikan, sehingga jika ingin tetap langsing, anda menjadi ketergantungan terhadap obat ini.

Beberapa efek negatif dari suplemen pelangsing ialah metabolisme tubuh yang tidak terkontrol, asupan nutrisi tubuh menjadi tidak terjaga, beberapa menyebabkan meningkatnya detak jantung dan masih banyak lagi. Akan lebih baik jika anda merubah gaya hidup anda, memperbaiki pola makan, apa saja yang selayaknya dikonsumsi untuk menjaga berat badan dan lakukan olahraga secara teratur. Tentu cara ini lebih sehat untuk anda.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar