3 Trik Menjawab Pertanyaan Kritis Si Kecil

3 Trik Menjawab Pertanyaan Kritis Si Kecil

Seorang manusia lahir ke dunia bagaikan sebuah buku putih yang masih kosong. Di dalam usianya yang masih kecil tentunya seorang anak harus mempelajari segala sesuatu secara bertahap mengenai kemampuan fisik, otak, religius dan sosial dalam hidupnya.

Seorang anak yang sudah dapat berbicara tentu sudah mulai menerima pengajaran, pengetahuan tentang yang baik bahkan yang buruk. Biasanya seorang anak yang kritis memiliki segudang pertanyaan mengenai hal yang menarik hatinya, baik saat melihat teman, lingkungan, tayangan di televisi, gambar atau media lainnya.

[caption id="attachment_2294" align="aligncenter" width="400"]Pertanyaan anak kecil Pertanyaan anak kecil (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Terkadang seorang anak memiliki pertanyaan kritis yang mungkin belum bisa dimengerti dengan usianya yang masih teramat belia. Dalam hal ini, peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mahir menjawab pertanyaan sesuai usia anak. Tentunya dalam menjelaskan, jangan sampai terjadi salah mengerti pada anak yang akibatnya dapat menjerumuskan si anak.

Berikut ini beberapa trik khusus menjawab pertanyaan kritis dari anak kita.

  1. Bila anak bertanya tentang sesuatu yang kita tidak kuasai atau mengerti, sebaiknya kita jujur menjawab bahwa kita kurang tahu. Tetapi bila anak tersebut masih penasaran, anda dapat menjawab : "Nanti, ibu atau ayah baca buku dulu ya...".

  2. Bila anak bertanya sesuatu yang belum pantas diketahui pada usianya, anda dapat menjawab : " Wah, kamu anak pintar. Ibu dan ayah akan menjelaskan nanti. Bila kamu masih penasaran, saat bertemu Guru di sekolah, kamu bisa menanyakannya."

  3. Bila anak bertanya tentang sesuatu dan kita mau menjelaskannya, sebaiknya menggunakan kata-kata sederhana dengan bahasa anak yang dapat dia pahami. Misalnya pertanyaan berikut : " Mama, mengapa kelinci bertelinga panjang dan senang melompat?". Kita bisa menjawab, "Nak, Tuhan sudah ciptakan kita berbeda dengan kelinci. Kelinci punya 4 kaki, jadi melompat. Kita punya 2 kaki jadi berjalan, walaupun kita juga bisa melompat"." Kita diberi 2 daun telinga, satu di kiri, satu di kanan sama seperti kelinci, yang membedakan kelinci memiliki pendengaran lebih tajam dari kamu, karena matanya hanya dapat melihat dari dekat, maka dia diberi telinga super dari Tuhan, supaya tidak menabrak sesuatu di depannya."


Keluwesan dalam menjawab berbagai pertanyaan anak akan mendorong anak meniru gaya bahasa kita sebagai orangtua dan menjadikannya sama seperti kita. Tanpa disadari kita sudah menambah kemampuan verbal anak dalam mengolah kata. (SRH)
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar