3 Tips Memilih Jajanan Sehat Untuk Balita

3 Tips Memilih Jajanan Sehat Untuk Balita

Memilih jajanan sehat bagi Balita kita sangat penting bagi kesehatan. Berhubung balita masih rentan akan bahaya penyakit dan masalah percernaan yang mengakibatkan berat badan turun dan perkembangan tubuh yang kurang maksimal. Kesalahan dalam memilih makanan di usia balita dapat mengakibatkan diabetes, kerusakan organ, keracunan dan bahaya kematian akibat dari makanan yang mengandung zat kimia berbahaya.

Untuk menghindari masalah dalam memilih jajanan bagi balita, sebaiknya bunda selalu memantau apa yang sering dikonsumsi dan disukai balita. Beberapa tips ini dapat membantu bunda dalam memilih jajanan balita, terutama bila bunda sering memberikan makanan yang tidak dibuat secara alami oleh tangan bunda sendiri.

1. Lihat kondisi kemasan makanan


Saat bunda akan membelikan jajanan, periksalah kondisi kemasan terlebih dahulu. Lihat kode tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa. Jangan sampai jajanan melewati batas kadaluarsa. Sebaiknya satu bulan sebelum tanggal kadaluarsa, jajanan makanan atau minuman sudah tidak dikonsumsi. Selain itu, periksalah jangan sampai ada kemasan yang bocor atau sobek.

Di dalam kemasan juga terdapat komposisi bahan makanan. Pilihlah makanan yang mengandung gizi tinggi, rendah bahan pengawet dan pewarna yang aman. Hindari pewarna makanan jenis Rhodamin A dan B karena konsumsi dalam jumlah banyak atau sering, dapat memicu sel kanker.

[caption id="attachment_2401" align="aligncenter" width="640"]Cara memilih jajanan sehat Cara memilih jajanan sehat (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

  1. Pilihlah Tempat Makanan dan Cara Masak Jajanan Yang Bersih dan Sehat


Sebaiknya bunda memperhatikan cara memasak jajanan balita anda. Hindari gorengan yang digoreng dengan campuran plastik, karena berefek buruk bagi kesehatan anak. Juga sebaiknya bunda membeli makanan di tempat yang bersih dari kerumunan lalat atau daerah yang banyak polusi seperti debu. Hati-hati dengan boraks yang sering digunakan pada baso, sosis dan berbahan daging.

3. Pilihlah jajanan minuman yang steril.


Hati-hati, ada beberapa minuman dingin yang dijual dengan air dan es yang tidak dimasak terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah penyakit yang berkaitan dengan pencernaan, seperti diare, batuk, muntah, dan demam. Di samping itu untuk buah-buahan segar seperti jus, sebaiknya menggunakan perasa yang alami. Hindarilah menggunakan gula biang, yang mengakibatkan batuk.

Selain makanan yang dikonsumsi balita secara langsung, sebaiknya bunda juga membiasakan diri mengonsumsi makanan sehat. Tujuannya agar balita anda terbiasa mengonsumsi makanan rumahan yang lebih terjamin kandungan gizinya. (SRH)
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar