Tips Menjaga Baju Tetap Rapi

Tips Menjaga Baju Tetap Rapi

Sebagai anak muda kekinian, pasti kamu ingin selalu terlihat rapi dan modis agar makin banyak orang yang melirik dan mengalihkan pandangannya kepadamu. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa hal pertama yang dilihat oleh orang lain ialah penampilan kita, terutama pada pakaian yang kita kenakan saat itu. Nah, terkadang karena kekurangtahuan kita bagaimana seharusnya memberikan perlakuan kepada pakaian kita, membuatnya menjadi kurang enak untuk dilihat. Baju yang seharusnya bagus menjadi seadanya dan mungkin malah menjadikan kita terlihat lebih jelek. Agar hal itu tidak terjadi tidak ada salahnya kamu mencoba tips-tips berikut ini :

  1. Pilihlah hanger dari bahan plastik, hindari hanger dari kawat


Hanger dari bahan kawat bisa membuat pakaian menjadi melorot dari gantungannya sehingga pakaian yang sudah licin diseterika bisa menjadi kusut karena jatuh dari hangernya. Jadi pilihlah gantungan baju dari plastik yang bisa menjaga pakaian tetap di tempatnya, tidak mudah terlepas sehingga baju tetap dalam kondisi terbaiknya, tetap rapi ketika akan dipakai. Hanger dari bahan kayu sebenarnya juga bisa dijadikan pilihan tetapi kayu cenderung lebih berat dan memakan tempat di dalam almari. Selain itu, harganya juga lebih mahal dari hanger plastik.

[caption id="attachment_2016" align="aligncenter" width="635"]Cara merawat pakaian agar tidak kusam Cara merawat pakaian agar tidak kusam (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

  1. Cara Mencuci


Pakaian memiliki bahan yang berbeda, tentu saja juga akan membutuhkan cara mencuci yang berbeda disesuaikan dengan bahannya. Biasanya, cara mencuci baju sudah tertera pada labelnya, tetapi banyak juga yang tidak menyertakannya. Biasanya, kamu harus mencuci baju putihmu dengan air panas dan baju berwarna dengan air dingin, tetapi jika pakaian berwarnamu terlalu kotor, kamu bisa mencucinya dengan air panas juga. Jangan sampai karena salah cara mencuci baju mahal menjadi pudar warnanya dan terkesan murahan.

  1. Cucilah dengan tangan, baju dengan bahan tertentu


Meskipun sekarang sudah semakin jarang orang mencuci dengan tangan, tetapi baju-baju tertentu seperti sweater yang berbahan wool atau cashmear sebaiknya memang dicuci dengan tangan, bukan menggunakan mesin cuci, karena bisa merusak bahan baju tersebut. Tetapi juga perlu diketahui bahwa pakaian dengan bahan cashmear, cotton (katun) atau silk (sutra) hanya perlu dicuci setiap 2 atau 3 kali pemakaian dan serat sintetis seperti akrilik dan polister serta wool dapat dicuci setelah 5 kali pemakaian. Perhatian pada bahan baju karena bahannya akan membuat baju lebih awet dan tetap berada pada bentuk yang seharusnya (tidak molor atau seratnya rusak).

  1. Dry Cleaning


Selain mencuci dengan tangan dan mesin cuci, ada lagi teknik pencucian yang disebut dry cleaning. Dry cleaning atau cuci kering adalah teknik mencuci yang pada prosesnya tidak menggunakan air tetapi menggunakan bahan cairan solvent yang bahan dasarnya dari bahan mentah. Jenis pakaian yang sebaiknya dicuci dengan teknik ini ialah setelan jas, gaun, kebaya dan sejenisnya terutama yang berbahan lace (broklat) dan tile yang dihiasi dengan manik-manik serta baju berbahan suede (kulit).

Biasanya baju yang kamu dry cleaning di jasa laundry akan dibungkus dengan plastik, ketika kamu mengambilnya sebaiknya lepaskan plastik pembungkusnya agar zat-zat kimianya tidak menetap di bajumu. Kemudian jangan lupa menyimpannya di dalam lemari dengan tetap digantung atau ganti dengan plastik yang baru. Akan lebih baik jika diberi juga kamfer gantung agar baju tidak apek jika tidak dipakai dalam waktu yang lama.

Demikianlah tips menjaga baju tetap rapi, semoga bermanfaat.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar