4 Cara Menyalurkan Bakat Anak Sesuai Talenta

4 Cara Menyalurkan Bakat Anak Sesuai Talenta

Setiap anak sejak lahir pasti dianugerahi talenta. Ada anak yang memiliki satu talenta, ada juga anak yang memiliki beberapa talenta yang kita sebut dengan anak jenius. Ada juga anak yang memiliki bakat atau talenta istimewa yang kita sebut dengan anak beraura bintang.

Talenta yang dimiliki anak tentunya berkaitan dengan kesukaan atau minat anak. Ada anak yang mahir menggunakan alat musik walau masih usia balita. Ada juga anak yang lancar berkata-kata layaknya seorang pembawa acara. Di bidang eksak ada pula anak yang pandai berhitung cepat, meski usianya masih balita. Bunda yang menyadari keistimewaan pada putera-puterinya sebaiknya mengarahkan dan menyalurkan bakatnya. Karena anak yang disalurkan bakatnya sejak dini dan diarahkan akan melancarkan anak ke pintu gerbang suksesnya.

[caption id="attachment_1956" align="aligncenter" width="635"]Cara menyalurkan bakat anak Cara menyalurkan bakat anak (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Sebelum kita menyalurkan bakat anak secara serius, ada beberapa langkah yang harus anda lakukan :

  1. Ajaklah anak anda melakukan hal yang disukainya lalu tanyakan apakah anak anda mau mengambil les pengasah bakat?
    Ataupun bila bunda memiliki keahlian yang sama dengan anak, bunda dapat mengajarinya agar lebih memaksimalkan bakatnya.

  2. Bila ada kontes yang menyangkut minat dan bakat anak, sertakan anak di dalam lomba.
    Bila anak anda berhasil, anda dapat memanajemen anak di luar waktu sekolahnya untuk mengikuti tawaran yang berdatangan misalnya tawaran iklan, menyanyi, melukis, fashion show, bermain alat musik, olimpiade matematika atau fisika dan sebagainya.

  3. Anda dapat menjadi manager bagi anak anda sejak usia dini.
    Bila ada tawaran pekerjaan yang melibatkan anak, tetap prioritaskan pendidikan formalnya agar anak anda tidak ketinggalan dalam kemampuan intelegensianya. Anda dapat memilih private school atau home schooling bila perlu.

  4. Bagaimanapun cemerlangnya otak dan kreativitas anak, pada dasarnya seorang anak membutuhkan istirahat yang cukup dan memiliki lingkungan sosial yang positif bersama teman sebaya. Jadi tetap, walaupun kita mengeksplorasi bakat dan mengasahnya, untuk kebaikan perkembangan emosinya kita harus memberi ruang bebas agar anak tidak mengalami stres.


Bunda jangan kuatir. Memang tidak semua anak tumbuh dengan otak cemerlang dan banyak bakat. Namun bukan berarti anak tersebut tidak memiliki kemampuan berprestasi. Dengan motivasi dan lingkungan positif, otak anak akan terstimulasi dan dia akan menemukan sesuatu  yang disukai dan bila tekun dikembangkan dapat menjadi hobi yang menghasilkan prestasi yang membanggakan keluarga.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar