6 Tips Merawat Penderita Stroke

6 Tips Merawat Penderita Stroke

Saudara-saudari tentu sudah tidak asing dengan penyakit diabetes dan jantung. Bila penyakit ini ada dalam tubuh tetapi kita tidak segera menanganinya dan memperbaiki pola hidup, dapat berakibat lanjut menderita stroke.

Penderita stroke ringan seperti letak bibir yang miring, kaki dan tangan yang  lambat digerakkan, biasanya masih bisa melakukan aktivitasnya sendiri, hanya sesekali membutuhkan bantuan orang lain. Tetapi bagi penderita stroke akut  biasanya diderita oleh manula yang dari segi usia dan kondisi tubuh memerlukan pendampingan.

[caption id="attachment_1778" align="aligncenter" width="475"]Tips Merawat Penderita Stroke Tips Merawat Penderita Stroke (By National Heart Lung and Blood Insitute (NIH) (National Heart Lung and Blood Insitute (NIH)) [Public domain], via Wikimedia Commons)[/caption]Bila anda memiliki orang tua yang menderita stroke dan anda merawatnya sendiri, berikut pendampingan yang anda dapat lakukan :

  1. Tanyakan setiap kebutuhan penderita stroke yang kita dampingi.
    Terkadang penderita stroke agak sulit mengucapkan kebutuhannya. Kenali dan  pahami gerak yang menjadi kebiasaan penderita stroke akut yang anda rawat.

  2. Sabar atas setiap ucapan dan tingkah penderita stroke apalagi bila sudah manula.
    Terkadang penderita stroke mengalami lonjakan emosi yang tidak terkontrol. Ini disebabkan kejenuhan atau rasa sakit yang diderita.

  3. Bila mungkin ajaklah pasien untuk berinteraksi seperti berbicara, membaca, menggerakkan badan, berjalan dan berjemur di pagi hari, mengelilingi taman atau sekitar rumah dengan bantuan kursi roda atau tongkat, agar otaknya lebih rileks dan sirkulasi oksigen di dalam tubuhnya lebih baik.

  4. Baiknya anda tetap membawa kontrol ke pelayanan kesehatan.
    Agar kondisi pasien stabil, biasanya ada konsumsi obat yang rutin dimakan  seperti obat pengatur tensi, obat pelancar aliran darah, obat pengatur urine, dan vitamin. Bantu juga dengan obat herbal agar ginjal pasien stroke tidak terlalu keras bekerja sehingga mengalami gagal ginjal.

  5. Latihlah berjalan bila mungkin.
    Biasakan membawa ke kamar mandi bila pasien ingin mandi, buang air kecil atau besar agar tubuhnya tetap bergerak. Ini sangat berguna agar otot geraknya tetap terlatih. Namun bila sudah akut, anda bisa memberikan popok dewasa.

  6. Bawalah pasien stroke untuk bersosialisasi dengan lingkungan, atau komunitas  penderita stroke.
    Hal ini membantu agar pasien stroke  masih memiliki semangat hidup. Ajak tertawa dan selalu berbagi tentang hal ringan yang menyenangkan. Anda dapat memberikan tontonan humor/ memutar musik klasik/ penyegaran rohani agar jiwanya tetap terisi dengan hal positif.



Semoga tips merawat manula dan penderita stroke ini berguna bagi anda.(SRH)
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar