10 Tips Memilih Mainan Untuk Balita

10 Tips Memilih Mainan Untuk Balita

Semua orang tentu sangat senang diberi hadiah. Apalagi Anak-anak pasti suka sekali bila diberi kejutan hadiah mainan baru dari orang tuanya. Tetapi ternyata tidak semua hadiah mainan baik untuk anak balita kita. Ada tahapan umur yang harus kita perhatikan. Karena ada beberapa kasus yang cukup membahayakan seperti mainan yang tertelan, mainan yang mencelakai yang memainkan atau meracuni dalam arti harfiah sesungguhnya atau meracuni otak anak.

Anak usia 0-5 tahun merupakan anak dalam usia emas. Seperti kertas kosong yang baru diisi, seperti itu juga otak anak kita. Apa yang dilihat, dipegang, didengar sangat berpengaruh pada pola pikir dan perkembangan jiwanya.

[caption id="attachment_1716" align="aligncenter" width="635"]Tips Memilih Mainan Untuk Balita Tips Memilih Mainan Untuk Balita (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Berikut ini beberapa hal yang kita harus perhatikan dalam memilih mainan untuk anak balita kita.

  1. Lihatlah label usia pada dus mainan.
    Biasanya pada dus mainan jaman sekarang disertakan range minimal mainan tersebut dapat diberikan di usia tertentu.

  2. Bila anak kita menyukai super hero atau tokoh kartun dan sangat mengidolakannya.
    Perhatikan bila tokoh tersebut mengarah ke hal positif, kita bisa memberikan mainan yang menyangkut tokoh idolanya. Tetapi bila mengarah pada kekerasan, sebaiknya kita mengalihkan perhatiannya pada mainan yang edukatif. Misal : bila anak senang menonton film bela diri sehingga senang memukul, arahkan pada mainan softball/ bola kasti, mainan alat musik drum. Sehingga emosinya terarah ke hal positif.

  3. Anak balita juga memiliki dan sudah mengerti jenuh.
    Berikan mainan yang bervariasi yang dapat mengisi hidupnya dengan menstimulasi berbagai keterampilan. Misal : memberikan mainan mikrofon agar balita senang belajar berbicara dan bernyanyi. Atau memberikan papan tulis karbon agar anak belajar memegang alat tulis.

  4. Untuk anak yang senang menonton TV atau film.
    Berikan CD/DVD pendidikan tumble tooth untuk balita sehingga anak bisa meniru hal positif, tidak hanya menonton film kartun super hero/ boneka, tapi juga putar lagu dan video lagu anak, video cara membaca dan menulis, atau video flora dan fauna, atau video keterampilan menggunting, melipat dan sebagainya.

  5. Kalau anak kita senang bermain di luar rumah.
    Kita bisa membelikan mainan mobil atau motor plastik yang bisa dinaiki. Bila sudah lancar berjalan kita bisa beri sepeda.

  6. Hati-hati dengan mainan berukuran kecil, karena anak usia balita senang memasukkannya ke mulut.
    Selalu perhatikan anak bila sedang main mobil-mobilan, lego, lilin malam (doh), dan sejenisnya.

  7. Bila kita memberikan mainan mengandung tajam seperti alat masak pisau plastik, pedang plastik, pistol-pistolan, anak balita harus diingatkan dan diawasi jangan menjadikan mainannya untuk memukul teman. Mainan yang mengarah pada benda tajam sebaiknya dihindari atau dikurangi agar tidak membahayakan.

  8. Mainan dari air sabun harus didampingi, jangan sampai tertelan atau terkena mata.

  9. Gadget, PS, game pohon dan game pc sebaiknya dikurangi agar tidak membuat balita kurang bersosialisasi atau ketagihan sampai lupa waktu terus hanya bermain seharian.

  10. Pilih bahan mainan yang aman, tidak beracun, hindari bentuk yang kasar dan tajam, agar tidak melukai anak.



Mainan berfungsi menghibur dan merelaksasi tubuh jadi jangan sampai merugikan kita. (SRH)




Sumber: Pengalaman pribadi

Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar