7 Tips Menjadi Guru Favorit dan Inspiratif

7 Tips Menjadi Guru Favorit dan Inspiratif

Guru merupakan sosok yang menjadi contoh serta tauladan bagi semua orang, terutama peserta didiknya. Profesi ini dianggap sebagai sebuah profesi yang mulia karena guru sebagai perantara atau penyambung ilmu. Akan tetapi tanggung jawab guru tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan semata, tetapi ia juga harus mempunyai karakter diri yang baik di depan peserta didik juga mampu membangun suasana yang menyenangkan di dalam kelas, yang mana dengannya tersebut seorang guru mampu menjadi motivator, favorit murid-muridnya, sahabat dalam belajar, serta menjadi pribadi yang layak ditiru, dan sebagainya.

Berikut ini 7 tips bagaimana kita menjadi guru yang favorit dan inspiratif di mata murid :

1. Dekat dengan Anak Didik


Modal utama bagi seorang guru agar menjadi favorit atau dicintai peserta didiknya ialah ia mempunyai hubungan yang dekat dengan peserta didiknya. Kedekatan yang dimaksud di sini ialah kedekatan secara lahir maupun secara batin. Kedua kedekatan tersebut diperlukan supaya murid mampu belajar dengan baik, terutama ketika ia menghadapi materi atau suasana yang ia sulit untuk mengerti dan pecahkan

Pertama, Kedekatan secara lahir dapat dibangun oleh seorang guru dengan bentuk perhatian yang diperlihatkan kepada peserta didik, yang harus dilakukan dengan hati tulus karena dengan hati tulus akan menimbulkan energi positif yang luar biasa. Sapaan ramah atau senyuman setidaknya merupakan ungkapan yang nyata dari bentuk perhatian tersebut.

Membangun kedekatan secara lahir juga dapat dilakukan dengan cara menunjukkan perhatian serta mendengarkan dengan baik apabila mereka sedang berbicara. Perhatian yang ditunjukkan tidak hanya mendengarkan dengan baik, tetapi juga memberikan tanggapan yang positif.

Kedua, Kedekatan secara lahir dapat dilakukan dengan mendoakan secara khusus kepada anak didiknya supaya diberi kemudahan dalam setiap kegiatan belajar dan mencapai kesuksesan. Mendoakan anak didik ini dapat dilakukan secara umum atau secara keseluruhan. Namun, untuk anak didik tertentu yang sering mendapatkan nilai rendah dibandingkan teman-temannya, atau sebagainya, sangat perlu untuk disebutkan namanya secara khusus dalam doa-doa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

[caption id="attachment_1549" align="aligncenter" width="635"]Tips menjadi guru favorit dan inspiratif Tips menjadi guru favorit dan inspiratif (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

2. Sabar dalam Mengajar


Kesabaran seorang guru akan membuat peserta didik menjadi nyaman dalam belajar. Tidak saja merasa nyaman, kesabaran seorang guru juga mampu membuat anak didik untuk lebih memahami pelajaran secara mendalam. Kesabaran merupakan kunci yang sangat penting dalam keberhasilan di dunia pendidikan.

Kata sabar yang dimaksud di sini ialah, pertama, tahan dalam segala keadaan. Yaitu, ketika peserta didik tidak memperhatikan pelajaran, melanggar aturan sekolah, atau tidak segera bisa menangkap materi yang telah disampaikan. Maka di sinilah guru dituntut untuk membimbing secara terus menerus, karena perilaku yang demikian pasti akan berubah seiring dengan masa tumbuh dan perkembangannya. Kedua, Tenang atau Tidak Tergesa-gesa. Seorang guru yang selalu tergesa-gesa dalam mengajarnya akan membuat peserta didik menjadi tidak nyaman, karena ia merasa seperti dikejar-kejar untuk segera menyelesaikan pekerjaan satu menuju pekerjaan yang lainnya. Padahal kemampuan setiap murid berbeda-beda dalam menangkap penjelasan yang diberikan gurunya. Oleh karena itu, kesabaran dan ketenangan merupakan kunci dari seorang guru agar dapat menikmati dan merasakan bahagianya dalam menjalankan tugas.

3. Humoris dalam Mengajar


Setiap guru tentunya mempunyai gaya atau metode yang berbeda dalam setiap pembelajarannya. Ada guru yang mengajar dengan gaya serius dan cenderung tegang, ada juga yang menyampaikan materi dengan gaya guyonan (humor) sehingga peserta didik menikmati proses pembelajaran di kelas.

Kita tidak bisa menganggap gaya mengajar dengan sedikit humor merupakan yang paling efektif. Hal tersebut sangat bergantung kepada situasi dan kondisi serta materi yang akan diajarkan kepada peserta didik. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika kita menyelipkan sedikit humor dalam belajar dengan catatan, humor tersebut harus bersifat mendidik, bukan jorok atau menjurus kepada por**grafi.

4. Tidak Angkuh atau Sombong


Orang yang angkuh atau sombong pasti tidak akan disukai oleh orang lain. Demikian pula seorang guru yang angkuh atau sombong, tentunya, ia tidak disukai oleh muridnya. Ketika guru telah mempunyai sifat angkuh atau sombong, maka ia akan sulit untuk bersabar dalam mengajari anak didiknya. Jikalau anak didik sudah tidak suka terhadap guru yang demikian, dan gurunya pun tidak mempunyai kesabaran dalam mengajari anak didiknya, maka proses belajar mengajar pasti akan sulit terlaksana dan berhasil.

Dengan demikian, seorang guru harus mempunyai sifat rendah hati, karena dengannya akan menampakkan pesona yang luar biasa bagi anak didiknya untuk mencintai sang guru.

5. Tidak Segera Menyalahkan


Sebagai seorang guru, apabila kita mendapati hasil ujian anak didik tidak sesuai dengan target, bahkan boleh dikatakan gagal ? maka yang harus kita lakukan ialah jangan segera menyalahkan anak didik. Demikian pula, misalnya yang terjadi di dalam kelas dengan berbagai keadaannya.

Menghadapi persoalan di atas, guru yang baik dan dicintai oleh murid hendaknya bersikap tenang terlebih dahulu untuk tidak menyalahkan anak didiknya. Sikap demikian, dapat membuat guru melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap hal yang terkait.

Ya, segera melakukan evaluasi dan melakukan perbaikan, inilah kunci penting bagi seorang guru ketika menghadapi hal yang tidak diinginkan dalam proses belajar.

6. Berkepribadian Baik


Berkepribadian baik di sini yaitu guru mempunyai kepribadian yang layak ditiru. Karena dalam prakteknya ialah guru harus bisa menjadi orang yang dipercaya dan dicontoh. Guru yang mempunyai kepribadian baik akan mendapatkan tempat yang istimewa di hati peserta didik, juga masyarakat umum.

Kepribadian yang layak ditiru diantaranya ialah, sesuainya kata dan perbuatan, guru ketika menyampaikan banyak hal, baik di sekolah maupun di masyarakat umum jika tidak dibarengi dengan perbuatan yang sama dengan apa yang ia sampaikan, maka akan tampak biasa saja, bahkan bisa menjadi buah bibir di mata masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu, penting bagi seorang guru untuk menjaga apa yang disampaikan agar senantiasa sesuai dengan perbuatannya.

7. Berperan sebagai Orangtua Kedua


Ketika anak didik berada di rumah, ia akan merasakan ketenangan dan kenyamanan dalam asuhan orangtuanya. Begitu juga seharusnya, ketika berada di sekolah seorang guru harus mampu berperan sebagai orangtua kedua bagi mereka. Kesadaran tersebut penting sekali agar secara psikologis seorang guru mempunyai ikatan batin yang kuat dengan anak didiknya. Diantara cara yang dapat guru lakukan ialah, ia mampu membangun rasa kasih sayang sebagaimana orangtua kepada anaknya. Kedua, memberikan yang terbaik, bagi seorang guru tugas pokonya ialah bisa mendidik dengan semangat sebagaimana ia mendidik anaknya sendiri. Ketiga, mendampinginya dengan senang hati, perlu adanya sebuah empati dan simpati dari guru terhadap anak didiknya. Hal demikian akan membuat anak didik menjadi nyaman dan tenang ketika mengikuti pembelajaran.

Nah, itulah beberapa tips supaya guru dapat menjadi favorit dan inpiratif bagi peserta didiknya, di samping masih banyak tips-tips lainnya, karena dengan hal tersebut akan menciptakan sebuah kenyamanan dalam belajar dan semakin mudah dalam tercapainya sebuah tujuan dari pendidikan.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar