6 Tips Berikut Akan Membantumu Menjadi Mahasiswa Baru yang Hebat!

6 Tips Berikut Akan Membantumu Menjadi Mahasiswa Baru yang Hebat!

Hei, kamu para mahasiswa baru! Bagaimana kehidupanmu sekarang? Kangen seragam SMA? Kangen guru di SMA? Hei, selamat datang di dunia perkuliahan! Selamat, kamu sudah jadi mahasiswa baru sekarang! Maha itu berarti besar dan paling hebat. Nah, selamat deh, kamu sudah lulus dari sekolah dan berhak menyandang predikat siswa yang paling hebat sebagai seorang mahasiswa. Namun begitu, ada banyak hal ‘mengejutkan’ yang dirasakan oleh kebanyakan mahasiswa baru. Mulai dari proses adaptasi, sampai pada kesulitan mengikuti perkuliahan yang dirasa tidak enteng, semuanya berbaur menjadi satu dan menimbulkan stres. Tapi jangan khawatir, karena ada 6 tips berharga bagi kamu para mahasiswa baru yang siap jadi mahasiswa kece di kampus!

[caption id="attachment_1575" align="aligncenter" width="300"]Tips Menjadi Mahasiswa Baru yang Hebat! Tips Menjadi Mahasiswa Baru yang Hebat! (Ilustrasi/wikipedia)[/caption]

Siapa sang kupu-kupu?

Sering dengar istilah itu kan? Kupu-kupu itu singkatan dari KUliah PUlang-KUliah PUlang. Biasanya sih istilah ini cocok digunakan untuk menyindir mahasiswa ‘cupu’ yang gak mau direpotkan oleh masalah-masalah organisasi atau sama sekali tidak mau mencoba mengikuti salah satu kegiatan organisasi yang ada.

Aduh, mending gue luluran di salon deh!

Organisasi? Ngabisin waktu doang!

Tugas sama gunung aja tinggian tugas, gimana gue mau ikut organisasi?

Alasan-alasan klasik seperti itu sudah jadi langganan para mahasiswa model ini. Padahal, semua organisasi di kampusmu dibuat bukan tanpa tujuan. Selain untuk menambah teman dan kenalan, mengikuti kegiatan organisasi juga dapat mengasah soft skill kalian. Eh, apa sih soft skill itu? Begini deh, kalau hard skill merupakan kemampuan yang didapat dari proses hasil belajar ilmu pengetahuan, soft skill lebih mengarah pada hal-hal yang bersinggungan dengan karakter seseorang, seperti kemampuan beradaptasi yang baik, komunikasi, kerja sama, atau sikap totalitas. Semua itu akan kamu dapatkan ketika bergabung dengan kegiatan organisasi! Satu lagi, kegiatan organisasi merupakan salah satu wadah yang membantumu mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Dengan mendedikasikan diri bersama kegiatan-kegiatan organisasi yang ada, itu berarti kamu sudah latihan bekerja sebelum benar-benar memasuki dunia kerja. Jadi, ingat ya, jangan jadi kupu-kupu! Nanti kamu cupu.....

Seekor ikan harus berenang!

Kamu gak bisa kan ya mengharapkan burung berenang, atau ingin melihat ikan bisa terbang? Ya kan? Kalau begitu, percaya saja kalau Tuhan sudah kasih kemampuan dan talenta yang berbeda-beda ke dalam diri setiap hamba-Nya. Kalau kamu sudah masuk ke salah satu jurusan, tekuni. Itu sama artinya dengan ketika kamu tercebur di kolam yang dalam, kamu harus berjuang keras berenang agar kamu selamat kembali ke darat. Jangan cuma diam, nanti kamu tenggelam! Kalau kamu sudah masuk ke salah satu jurusan, ayo deh, belajar mencintai bidang itu agar kamu bisa berkembang dengan baik di bidang tersebut. Kamu harus muncul di jurusan ini sebagai mahasiswa yang bisa survive dengan baik. Ingat ya, jangan pernah tenggelam hanya karena kamu kurang tekun mendalami bidangmu sendiri. Bersikaplah totalitas! Karena apa? Karena para ahli selalu lahir dari kemauan mendalami bidangnya sendiri. Gak ada ahli yang bersikap setengah-setengah terhadap apa yang dia tekuni, lho.

How are you, friends?

Kamu tahu kan kalau zaman sudah berubah? Dulu, semua orang mengagung-agungkan nilai-nilai akademis sebagai kebanggaan dasar para mahasiswa. Tapi plis deh, sekarang koneksi yang luas sama pentingnya dengan IPK yang tinggi. Karena apa? Karena IPK yang hebat tanpa punya pergaulan sosial yang cukup tidak akan pernah cukup untuk mempersiapkan masa depan. Seorang dosen bercerita di depan kelas tentang wisuda yang lalu. Sarjana ekonomi dengan predikat lulusan terbaik pada wisuda kali ini mendapat tepuk tangan yang tak henti-henti dari para hadirin. Namun…. Apa yang terjadi selanjutnya? Berbulan-bulan setelah itu, orang tua lelaki itu mulai gelagapan mencari dosen saya. Ia bercerita kalau anaknya yang sangat cerdas itu tidak juga mendapat pekerjaan karena terlalu kuper dan tidak punya koneksi. Nah, lho, sekarang sadar kan kalau pergaulan yang luas selalu akan memberi manfaat positif? Ayo deh, mulai sekarang, rentangkan tanganmu dan katakan, “Hello friends!”. Oh ya, satu lagi. Sudah terlalu banyak bukti bahwa perusahaan-perusahaan bidikanmu lebih memilih mahasiswa dengan pengalaman organisasi dan soft skill yang hebat di samping IPK yang baik. Hm, oke deh, walaupun begitu, kamu tetaplah anak kuliah yang harus bertanggung jawab terhadap nilai-nilai akademismu. Jadi, bagilah waktumu dengan baik ya. Di universitas tempatmu belajar, manfaatkan semuanya untuk mencari teman, bersahabat, dan mengembangkan diri! Yakin deh, kamu bakal jadi mahasiswa baru yang hebat!

Hello, Miss and Mister!

Kamu menganggap materi perkuliahan terlalu sulit? Tidak mudah dipahami? Atau…… Kamu tidak dapat mengikuti semuanya dengan baik? Jangan khawatir. Banyak jalan menuju roma kok, alias banyak cara membuat mahasiswa baru yang masih ‘kaget’ dengan proses adaptasi menjadi mahasiswa baru yang siap berkembang. Caranya? Kamu bisa bertanya pada dosenmu di sela-sela waktu luangnya. Tanyakan materi yang tidak kamu mengerti, pahami, lalu ucapkan terima kasih dengan tulus setelah kamu paham. Catat ya, rahasianya ialah dosen selalu suka pada mahasiswa yang punya niat dan motivasi kuat untuk memahami kuliah! Satu lagi, dosen juga bangga pada mahasiswa yang mampu berpikir kritis sebagai lawan diskusi yang menyenangkan. Jadi, ayo deh, mulai asah otakmu untuk selalu berpikir kritis dan siapkan dirimu menjadi teman diskusi yang hebat untuk dosenmu!

Halo Kakak!

Tapi, kamu tahu kalau dosenmu terlalu sibuk mengajar S1, siang pontang-panting mengajar S2, belum lagi ada banyak pekerjaan yang kelihatannya nangkring dengan sempurna di mejanya. Kalau begitu, bagaimana nasib mahasiswa baru yang ingin berdiskusi dengan beliau nih? Tenang! Kamu masih punya kakak kelas yang siap membantu kesulitanmu kok. Temukan saja kakak-kakak kelas yang memang bisa diandalkan dan mau membantumu. Biasanya, mereka hanya galak pada pembukaan OSPEK saja kok! Selebihnya, setelah kalian resmi menjadi bagian dari fakultas tersebut, mereka akan welcome dan bersedia berdiskusi dengan adik-adik kelasnya!

Aku salah jurusan, Mak!

Tapi....... Salah jurusan? Aduh, plis deh, terlalu banyak mahasiswa masa kini yang mengaku salah jurusan. Tapi, menurut saya, apapun alasannya—mau salah jurusan atau tidak—jangan pernah melakukan hal dengan setengah-setengah. Lakukan semuanya dengan totalitas, karena kamu tidak tahu apakah suatu saat bisa bekerja di bidang yang kamu sukai atau tidak. Pekerjaan di masa depan masih menjadi rahasia Tuhan, jadi, selagi ada kesempatan berkuliah ya gunakan sebaik-baiknya. Raih pengalaman terbaik di jurusan ini, dapatkan nilai-nilai terbaik yang kamu bisa, dan lakukan yang terbaik di sini. Karena apa? Suatu saat nanti, kalau dalam posisi terjepit pun kamu siap bekerja di bidang ini.

Itu 6 tips menjadi mahasiswa baru yang kece. Bagaimana, sudah siap menghadapi dunia perkuliahan?
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar