Dampak Salah Pilih Jurusan dan 5 Tips untuk Memilihnya

Dampak Salah Pilih Jurusan dan 5 Tips untuk Memilihnya

Saat detik-detik menjelang kelulusan, masih banyak siswa SMA yang baru berpikir tentang jurusan yang akan dipilihnya saat akan memasuki jenjang pendidikan yang lebih lanjut. Kebanyakan beralasan bahwa mereka belum mengetahui bakat dan minat mereka. Biasanya mereka hanya sekedar ikut-ikutan teman atau hanya mengikuti rumor tentang jurusan yang nantinya akan mendapatkan banyak uang untuk menentukan jurusan pilihan mereka. Padahal, pemilihan jurusan yang salah dapat berakibat fatal.

[caption id="attachment_1273" align="aligncenter" width="635"]Tips memilih jurusan Tips memilih jurusan (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Di bawah ini adalah akibat yang dapat terjadi jika anda memilih jurusan yang salah :

  1. Stress / Frustasi / Pusing Tingkat Tinggi / Hampir Gila


Jika anda “dipaksa” mengerjakan sesuatu yang tidak anda sukai dan minati maka apa yang akan terjadi? Ya, anda akan merasakan stres, frustasi, pusing tingkat tinggi, hingga menjadi hampir gila. Saat anda menganggap mata kuliah dalam jurusan anda sebagai beban, anda tidak akan dapat konsentrasi sepenuhnya pada mata kuliah, dan akibatnya waktu 4 tahun terbuang sia-sia.

Jika anda tidak menguasai suatu mata kuliah namun anda memiliki minat terhadap mata kuliah tersebut, maka anda pasti akan bisa menguasainya suatu hari nanti karena anda masih punya semangat untuk mempelajarinya. Tapi bagaimana jika yang terjadi ialah yang sebaliknya? Sudah tidak menyukai mata kuliah, tidak punya gairah untuk mempelajarinya pula.

  1. Dimarahi Orangtua


Saat anda merasa stres, frustasi, pusing tingkat tinggi hingga menjadi hampir gila, nilai anda sudah pasti akan turun. Kalau nilai anda turun, yang jelas ocehan Ayah dan Ibulah yang akan menyambut anda saat anda pulang ke rumah (kecuali jika anda tidak memberitahu mereka tentang nilai anda :D  .

Mata kuliah yang super susah, tugas yang banyak plus membuat sakit kepala, dan nilai yang tak kunjung membaik mungkin dapat membuat anda malas kuliah dan saat orangtua anda tahu apa yang terjadi? Ya, dimarahi lagi.

  1. Buang-buang Uang


Sering mengulang mata kuliah dapat membuat waktu kelulusan anda semakin panjang sehingga anda harus menambah uang lebih banyak lagi untuk biaya kuliah. Selain itu, jika anda mempunyai kemalasan dalam kuliah karena mata kuliah dan tugasnya yang menyebalkan, anda juga harus menambah uang lebih banyak lagi untuk tugas kuliah.

Nah, agar anda tidak salah pilih jurusan dan ketiga hal tersebut tidak terjadi kepada anda ada tips-tips yang dapat anda lakukan seperti di bawah ini :

  1. Pertimbangkan Faktor Ekonomi


Meski terdengar menyedihkan, faktor ekonomi menjadi faktor yang tak dapat anda sangkal dalam memilih jurusan kuliah. Misalnya jika anda ingin menjadi dokter, pertimbangkanlah biayanya karena untuk menjadi dokter diperlukan biaya yang tidak sedikit. Tapi, lain lagi ceritanya jika anda memiliki otak yang cerdas hingga bisa diterima di jurusan kedokteran.

Selain biaya untuk kuliah, anda juga harus mempertimbangkan untuk menghitung biaya hidup. Uang kos, uang makan, bensin, transport, dan lainnya.

  1. Saran dari Orang Lain


“Kamu lho pintar gambar, masuk desain aja!”, “Kenapa gak jadi pengacara? Kamu pinter ngomong kan?”, dan saran-saran sebagainya. Perhatikanlah saran dari orang lain karena siapa tahu saran tersebut sangat cocok untuk anda. Terutama orangtua karena orangtua andalah yang sangat mengetahui tentang bakat dan minat anda.

  1. Bakat dan Minat Anda


Faktor inilah yang tidak dapat dipungkiri. Misalnya jika anda memiliki bakat main musik, mengapa tidak masuk sekolah seni? Memang banyak yang mengatakan bahwa seniman nantinya tidak akan menghasilkan banyak uang, tapi itu lain lagi ceritanya jika anda bersungguh-sungguh. Banyak kan pemusik yang namanya melegenda dan bayarannya sangat tinggi?

Contoh lainnya, jika anda menggemari sepak bola kenapa tidak mengembangkannya? Industri sepak bola di dalam negeri memang tidak sebagus di luar negeri, tapi suatu saat pasti akan berkembang sendirinya. Lagipula jika kemampuan anda terbilang sangat mahir, bukan tidak mungkin anda dilirik klub sepakbola dari luar negeri (ingatlah para pencari bakat dari klub-klub besar yang pergi ke seluruh dunia untuk mencari pemain berbakat).

  1. Kemampuan Anda


Ya, kemampuan berkaitan dengan bakat anda dalam bidang tersebut. Pikirkanlah apakah anda mampu bertahan jika anda memasuki jurusan tersebut? Jika anda tidak punya kemampuan di bidang teknologi, lebih baik jangan masuk jurusan teknologi. Meskipun dengan belajar anda akan bisa namun anda akan mengalami hal-hal yang disebutkan tadi di atas yaitu stres / frustasi / pusing tingkat tinggi hingga menjadi hampir gila.

  1. Komitmen


Jika anda sudah memasuki jurusan dengan kemauan anda dan atas dasar bakat dan minat anda yang dibutuhkan lagi ialah komitmen. Ya, komitmen. Percuma saja kan anda berbakat dan berminat tapi tidak punya komitmen?
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar