7 Tips Menjadi Mahasiswa Paripurna

7 Tips Menjadi Mahasiswa Paripurna

Mahasiswa merupakan sebutan bagi siapapun yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi. Menjadi seorang mahasiswa tidak boleh loyo melainkan harus bersikap tanggap terhadap apapun yang dilakukannya tanpa menunda-nunda. Mengapa mahasiswa harus paripurna? Apa itu paripurna? mau tahu? yuk baca terus artikel ini.

[caption id="attachment_1234" align="aligncenter" width="635"]Tips menjadi mahasiswa paripurna Tips menjadi mahasiswa paripurna (Ilustrasi/wikimedia)[/caption]

Arti kata” Paripurna” berdasarkan KBBI yaitu “Selesai, lengkap” bahkan dikaitkan dengan istilah “Rapat”. Lalu bagaimana apabila kata “Paripurna” ini dikaitkan dengan istilah mahasiswa? Maksud lengkap pada diri mahasiswa merupakan gambaran seseorang yang mampu menjalankan dan mendapatkan suatu hal yang posistif selain dari pada ilmu pengetahuan yang sedang dikajinya saat duduk di bangku perkuliahan. Atau bisa juga diartikan menjadi seorang mahasiswa yang berbeda dari mahasiswa lainnya. Bukan mahasiswa kupu-kupu alias kuliah pulang-kuliah pulang, dan bukan mahasiswa kunang-kunang alias pulang kuliah nangkring.

Anda ingin menjadi mahasiswa paripurna? Berikut tipsnya:

1. Aktif dalam proses pembelajaran


Dosen senang dengan mahasiswa yang aktif di kelas, tidak ragu untuk bertanya kepada dosen ketika ada materi yang belum dimengerti. Materi yang ditanyakan langsung kepada dosen akan mudah diingat oleh memori kita. Selain itu juga selalu ikut serta untuk berpendapat dalam kegiatan diskusi. Tetapi harus diperhatikan bahwa aktif bukan berarti mencari-cari kesalahan orang ketika berpendapat, sehingga terkesan menyebalkan bagi orang lain.

2. Mengikuti organisasi di kampus


Mengikuti organisasi di kampus sangatlah bermanfaat, kita bisa mendapatkan pengalaman, belajar bekerja sama dengan tim, memiliki banyak teman, melatih kemampuan berbicara di depan umum, dan belajar bertanggung jawab, serta mengenal skala prioritas.

3. Mencari tahu tentang beasiswa dan meraihnya


Mendapatkan beasiswa merupakan salah satu harapan setiap mahasiswa. Oleh karena itu carilah informasi-informasi terbaru tentang beasiswa, atau raihlah prestasi sebaik mungkin di kampus, Insya Allah beasiswa akan mendatangi anda. Tetapi ingat, belajar bukan karena beasiswa ya. Tetap tujuan utama belajar untuk menuntut ilmu, dan biarkan beasiswa itu hanya menjadi buah manis yang dipetik dari hasil lelah kita yang belajar dengan sungguh-sungguh. Dengan meraih beasiswa kita juga dapat meringankan beban orang tua yang membiayai pendidikan kita.

4. Mandiri


Mahasiswa itu adalah siswa yang berbeda dengan siswa tingkat SMA, SMP, bahkan SD, yang harus disuapi oleh guru. Disebutnya juga mahasiswa tentu harus mandiri khususnya dalam proses belajar. Seorang mahasiswa harus jemput bola, tidak boleh menunggu bola, kalau terus menunggu maka akan tertinggal. Ingat, tidak semua dosen memberikan materi dengan lengkap. Maka dari itu mahasiswanyalah yang harus lebih aktif menggali pengetahuan. Tidak hanya mandiri dalam menuntut ilmu tetapi juga mandiri dalam hal finansial, mengapa tidak? Apabila kita memutuskan untuk menjadi mahasiswa yang tidak berorganisasi, dan anda kuliah di jurusan yang jadwalnya tidak padat maka akan banyak waktu yang terbuang. Oleh karena itu kita bisa memanfaatkannya dengan mulai mencari pengalaman di dunia kerja, dengan niat tidak hanya mencari tambahan uang saku melainkan mencoba mulai untuk mengaplikasikan ilmu yang telah kita dapatkan dari bangku kuliah.

5. Bersikap dengan baik


Mahasiswa selalu dikenal oleh masyarakat dengan prilakunya yang suka menentang para pemerintah melalui demo, melakukan kegiatan anarkis dan sebagainya. Padahal mahasiswa itu merupakan wujud dari orang-orang yang terdidik, oleh karena itu tidak ada salahnya apabila mahasiswa itu menyampaikan aspirasinya sebagaimana manusia yang berpendidikan, tanpa teriak-teriak di pinggir jalan, yang disertai tindakan anarkis. Selain itu seorang mahasiswa harus jujur, karena sudah bukan zamannya lagi menyontek ketika ujian, atau mengerjakan tugas dengan cara copy paste tugas teman dan sebagainya. Sebab sikap tidak baik seperti itu akan menyebabkan para mahasiswa menjadi tidak percaya diri dan pemalas. Dan masih banyak lagi sikap baik lainnya.

6. Bisa Membagi Waktu dengan Baik


Mahasiswa harus bisa membagi waktu dengan baik, antara waktu untuk kuliah, organisasi, pekerjaan bagi mereka yang belajar sambil bekerja, dan juga urusan rumah. Membagi waktu untuk kegiatan-kegiatan tersebut sangatlah penting, jangan sampai salah satu terbengkalai. Oleh karena itu harus bisa mempergunakan waktu sebaik mungkin, bersikaplah seketika, agar tidak banyak waktu yang terbuang. Dan di sela-sela setumpuk kegiatan tersebut jangan lupakan istirahat.

7. Memiliki skala prioritas yang baik


Tahukah anda apa itu skala prioritas? Coba anda tebak ketika anda sedang mengikuti perkuliahan tiba-tiba anda mendapatkan pesan singkat dari ponsel yang isinya anda harus menjemput doi anda yang sedang terjebak hujan. Mana yang akan anda dahulukan, mengikuti perkuliahan, atau pura-pura ijin ke kamar mandi agar anda bisa menjemput sang idola yang terjebak hujan? Silakan anda jawab sendiri. Bagi siapapun yang menjawab tetap ikut kuliah berarti anda memiliki skala prioritas yang baik. Jadi secara rumit apabila dijelasakan skala prioritas adalah ukuran hal apa yang harus anda kerjakan terlebih dahulu diantara dua pilihan atau lebih. Bisa saja skala prioritas itu terjadi antara organisasi dengan kuliah, atau antara organisasi dengan keluarga, selamat menentukan skala prioritas.

Itulah beberapa tips yang bisa anda terapkan agar menjadi mahasiswa paripurna, yaitu mahasiswa yang melengkapi dirinya dengan berbagai hal yang dapat menjadikannya lebih baik dibandingkan mahasiswa lainnya. Di dunia ini tidak ada yang sempurna begitupun seorang mahasiswa tetapi menjadi yang lebih baik dibandingkan yang lain mengapa tidak.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar