4 Langkah Mendidik Anak Agar Selalu Percaya Diri

4 Langkah Mendidik Anak Agar Selalu Percaya Diri

Rasa percaya diri anak harus ditumbuhkan sejak dini. Anak yang percaya diri akan lebih banyak mandiri di masa depan. Rasa percaya diri akan secara langsung mempengaruhi kehidupannya pada saat remaja. Karakter ini juga akan sangat bermanfaat untuk menunjang karir anak Anda saat sudah dewasa. Ada beberapa langkah yang dapat Anda gunakan untuk menanamkan rasa percaya diri Anak.

[caption id="attachment_1269" align="aligncenter" width="283"]Mendidik anak agar selalu percaya diri Mendidik anak agar selalu percaya diri (Image: Mother And Baby Smiling by Vera Kratochvil)[/caption]

1. Tingkatkan Rasa Percaya Diri Anda Sendiri


Anda perlu untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda sebelum Anda mengajarkan bagaimana percaya diri kepada anak Anda. Untuk meningkatkan rasa percaya diri dapat dilakukan dengan cara menyembuhkan masa lalu Anda. Setiap orang pasti memiliki masa lalu yang menyakitkan atau mengerikan. Jangan biarkan masa lalu tersebut membuat Anda menderita dan menurunkan tingkat percaya diri Anda. Walaupun pengalaman yang tidak baik itu Anda dapatkan dari hasil parenting orang tua Anda. Anda perlu untuk menyembuhkan masa lalu Anda dan mengganti tradisi parenting dari keluarga Anda. Anda tidak boleh mengulang tradisi parenting yang mana telah membuat Anda menderita. Untuk menyembuhkan luka akibat masa lalu Anda, para terapis menyarankan untuk membuat sebuah daftar yang berisikan catatan apa yang telah dilakukan orang tua Anda untuk membangun percaya diri Anda, apa yang dilakukan orang tua Anda sehingga menurunkan percaya diri Anda. Kemudian ambil kesimpulan dimana Anda harus menerapkan hal yang dilakukan orang tua Anda untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda dan menghindari hal–hal yang dapat menurunkan rasa percaya diri. Namun hal lain yang perlu diingat ialah maafkanlah orang tua Anda, karena bisa Anda bayangkan ilmu parenting di jaman dahulu belum tren seperti sekarang ini. Orang tua Anda tidak mengetahui bagaimana cara mendidik anak yang baik. Jika mereka tahu, sudah pasti mereka akan menerapkan sisi yang membuat Anda menjadi lebih baik daripada mereka.

2. Jadilah Orang Tua yang Positif


Kebanyakan anak mengambarkan bagaimana diri mereka bukan hanya dari pemikiran mereka sendiri, tetapi dari bagaimana lingkungannya bereaksi terhadap mereka. Seorang anak pasti akan belajar mengenai bagaimana harus bertindak berdasarkan reaksi yang diberikan oleh orang tuanya. Apakah Anda akan bereaksi positif atau negatif kepada anak Anda, hal itu akan sangat mempengaruhi penggambaran dirinya. Ketika orang tua memberikan cerminan yang positif, mereka akan belajar untuk berpikir baik mengenai diri mereka sendiri. Mereka juga akan menjadi mau untuk belajar perlakuan apa yang tidak baik untuk orang lain. Ini akan menjadi alat pendisiplin perilaku mereka. Jadi ketika Anda sudah membiasakan diri dengan bereaksi positif dan anak Anda tetap berkelakuan tidak baik, Anda bisa saja menunjuk reaksi negatif kepada anak. Anak akan merasakan ketidaknyamanan dan berusaha untuk menghindari perilaku yang tidak baik itu lagi.

3. Beri Kesempatan Anak untuk Membuat Keputusan


Anak harus diberikan kesempatan untuk membuat keputusan sejak dini. Dengan membuat keputusan, ia akan menjadi lebih percaya diri. Misalkan keputusan sederhana yang bisa menambah tingkat kepercayaan diri seseorang ialah dengan sesekali bertanya dan biarkan anak untuk memilih apa yang ingin dimakannya saat Anda berbelanja keluar bersamanya. Namun ada beberapa hal yang Anda tetap harus kontrol seperti anak perlu untuk dibekali berbagai ketrampilan yang dapat berguna di masa depan. Akan tetapi jika anak Anda memiliki minat positif mengenai hobinya, Anda bisa saja mendukung hobinya tersebut.

4. Menjadi Orang Tua yang Realistis


Anda sebagai orang tua tetap saja manusia biasa. Adakalanya Anda lelah akan pekerjaan, sehingga tidak bisa selalu tersenyum. Biarkan anak Anda mengetahui mengenai kenyataan seperti itu bahwa orang tua juga mengalami hal yang melelahkan. Tetapi walaupun Anda merasakan lelah, sebisa mungkin Anda untuk tidak membentak anak Anda. Anda hanya perlu untuk mengatakan bahwa Anda lelah dan butuh istirahat. Hal ini dapat meningkatkan sensitivitas anak terhadap lingkungan di sekitarnya dan menjadi lebih peka terhadap orang tuanya. Suatu saat Anda pasti dapat menemui bahwa anak Anda memiliki kepercayaan diri dan menjadi seseorang yang akan memberikan semangat dan menaikkan tingkat kepercayaan diri Anda juga.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar