3 Cara Menghentikan Kebiasaan Buruk

3 Cara Menghentikan Kebiasaan Buruk

Kebiasaan buruk memang tidak bisa lepas dari pribadi seseorang, baik itu kebiasaan buruk yang disadari atau tidak disadari. Kebanyakan orang sangat sulit untuk mengubah kebiasaan, terutama kebiasaan buruk. Tidak akan jadi suatu masalah kalau seseorang memiliki kebiasaan baik atau positif, itu akan bermanfaat untuk dirinya sendiri dan untuk orang lain. Tapi, bagaimana dengan kebiasaan buruk ? Apakah ada manfaatnya ? Tentu bagi anda yang sadar akan menjawab “tidak memiliki manfaat sama sekali, malah akan merugikan diri sendiri dan merugikan orang lain”. Kebiasaan buruk itu sangat banyak sekali macamnya, baik itu dari tindakan, perbuatan, perkataan, pikiran, maupun dari hati. Namun, di sini kita akan membahas beberapa macam saja dan mungkin tips atau cara ini bisa membantu anda untuk memperbaiki kebiasaan buruk yang lainnya.

[caption id="attachment_1108" align="aligncenter" width="500"]Cara menghentikan kebiasaan buruk Cara menghentikan kebiasaan buruk (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Ada 4 kebiasaan buruk yang selalu berdampak pada kehidupan, karir, dan termasuk masa depan untuk menuju yang lebih baik.

  1. Kebiasaan suka menyalahkan.
    Kebiasaan ini merupakan kebiasaan yang sangat fatal, kebiasaan yang sangat berbahaya, dan kebiasaan yang membuat kita untuk lepas dari tanggung jawab. Mereka yang sukses ialah mereka yang sangat bertanggung jawab dan jarang bahkan tidak pernah menyalahkan orang lain. Misalnya, anda bekerja sama dalam sebuah team dalam bekerja, kemudian atasan anda mengkritik hasil dari kinerja dari team anda. Karena ada kritikan yang anda tidak senangi, anda menyalahkan teman yang satu team dengan anda. Perbuatan suka menyalahkan ini membuat hubungan menjadi renggang bahkan suatu masalah tidak akan selesai dengan cepat, dan bisa juga tidak akan selesai. Alangkah lebih baiknya, jika memang anda sendiri yang salah atau teman anda yang salah atau bahkan anda dan teman anda salah, bekerja sama untuk membenarkan yang “SALAH” tadi atau mencari jalan keluar.

  2. Kebiasaan suka mencari alasan.
    Hal ini juga dapat menghambat anda untuk maju. Terlalu banyak alasan malah justru akan membuat semangat, naluri, keinginan untuk mendapat sesuatu menjadi lebih lama, sehingga akan menjadi tertunda. Terutama pada saat anda mau usaha, dalam bekerja, atau mahasiswa, dengan terlalu banyak alasan kemungkinan anda akan dijauhi oleh orang-orang, sehingga orang lain akan malas untuk berhubungan dengan anda.

  3. Kebiasaan suka komplain atau mengeluh.
    Kebiasaan ini merupakan kebiasaan yang menghinggapi orang di seluruh dunia, bahkan di Indonesia hampir 95% suka mengeluh, galau dan stres. Tanpa disadari ini dapat menghambat menuju kehidupan yang lebih baik. Sering kali komplain atau mengeluh ini keluar pada saat kita susah dalam menghadapai sesuatu, bisa juga karena sesuatu yang tidak kita setujui atau yang tidak kita inginkan.

  4. Kebiasaan suka gosip.
    Kata “GOSIP” pasti sudah tidak akan asing lagi, terutama kaum hawa. Kebiasaan ini sangat merajalela, bahkan penulis pernah mendengar dari teman-teman kaum hawa “tidak seru kalau tidak bergosip”, penulis langsung geleng-geleng kepala. “TIDAK SERU KALAU TIDAK BERGOSIP”, ini merupakan kata-kata sederhana, tapi sangat buruk, kebiasaan buruk yang susah untuk dirubah. Misalnya, anda sangat senang membicarakan seseorang kepada orang lain atau kelompok tertentu, tapi orang yang dibicarakan apakah akan senang? Dan apabila anda yang dibicarakan atau digosipkan oleh orang lain, kemudian anda tahu bahwa anda sedang digosipkan, bagaimana perasaan anda? Kita berpikir secara logika dan main hati yang paling dalam, kalau anda tidak suka dibicarakan, jadi jangan suka membicarakan orang lain. Gosip itu sendiri merupakan suatu berita atau topik yang menyebar, tapi belum tentu benar, yang artinya tidak berdasarkan fakta yang ada.


Bagaimana cara menghentikan kebiasaan buruk ini ? Sebenarnya secara tidak kita sadari, kita sering kali melakukan kebiasaan buruk ini, setiap orang melakukan kebiasaan ini disebabkan karena kesadarannya melemah. Kalau kesadaran kita lebih baik atau kuat, maka tidak akan suka berkeluh kesah. Kalau kita melakukan empat kebiasaan ini, percayalah secantik apapun fisik, sekeren apapun tubuh , seberapapun banyak uang, semua ini tidak akan ada artinya, karena memiliki empat kebiasaan ini. Oleh karena itu kita akan membahas bagaimana cara menghentikan empat kebiasaan buruk di atas.

  1. Buatlah sebuah tabel yang terdiri dari tiga kolom dan beberapa baris. Kolom pertama diisi dengan “hari, tanggal, jam”, kolom kedua diisi dengan “kebiasaan positif”, dan kolom ketiga diisi dengan “kebiasaan negatif”.

  2. Tabel ini akan berfungsi apabila anda suatu hari mengumpat atau berkata kotor itu berarti anda suka mengeluh. Di situ anda tulis di kolom “kebiasaan negatif” dengan kata “mengumpat”, serta jangan lupa dituliskan hari, tanggal dan jamnya pada kolom “hari, tanggal, jam”. Dengan menulisnya di tabel tersebut berarti anda meningkatkan kesadaran. Ketika kesadaran anda meningkat secara otomatis kebiasaan buruk anda akan berkurang. Kalau kebiasaan buruk berkurang, kebiasaan positif akan bertambah. Kalau kebiasaan positif bertambah, otomatis hari-hari anda akan melewatinya dengan sangat baik.

  3. Lakukan hal ini selama 30 hari berturut-turut. Kalau anda melakukan ini selama 30 hari berturut-turut, niscaya 4 kebiasaan buruk di atas akan berkurang banyak.


Contoh tabel :

































Hari, Tanggal, JamKebiasaan positifKebiasaan negatif
Senin, 19, 13:30mengumpat
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar