5 Tips Mudah Dan Efektif Membuat Lubang Biopori

5 Tips Mudah Dan Efektif Membuat Lubang Biopori

Biopori adalah Lubang resapan yang berguna selain berfungsi sebagai resapan air tanah sehingga persediaan air tanah yang semakin hari terus berkurang apalagi di musim kemarau yang berkepanjangan tetap tersedia, juga berfungsi sebagai komposter terutama untuk menangani dan mengurangi volume sampah organik menjadi kompos atau pupuk.

Beberapa persiapan yang harus diperhatikan agar Lubang Biopori mudah dan bekerja secara efektif adalah sebagai berikut :

5 Tips Mudah Dan Efektif Membuat Lubang Biopori


[caption id="attachment_871" align="aligncenter" width="381"]Lubang biopori Lubang biopori (Gambar: Rumah.com)[/caption]

  1. Siapkanlah peralatan yang dibutuhkan seperti :

    • Linggis, berguna terutama kalau tanah atau lahan yang mau dibuat lubang biopori keras, sehingga untuk memudahkan alat biopori menggali lubangnya, linggis terlebih dahulu digunakan untuk menghancurkan tanah, batu kerikil yang keras

    • Alat biopori dari besi atau baja yang kuat dan kokoh sehingga tidak gampang rusak terutama di mata bornya, mata bor biopori disarankan ada lubang tenggahnya ini berfungsi untuk mengangkut tanah yang digali atau mengangkut kompos yang sudah jadi .

    • Ember, Gayung dan air, semua ini berguna untuk memudahkan proses penggalian permukaan tanah yang terlebih dahulu dibasahi air akan mudah ditembus serta air akan meresap ke dalam tanah.

    • Pipa berukuran 4 Inchi yang dilubangi secara memutar berfungsi sebagai casing biopori supaya tanah tidak cepat ambruk sedangkan lubang pipa berguna sebagai jalan cacing atau binatang pengurai dalam tanah masuk ke dalam pipa biopori untuk menguraikan sampah organik yang ada sehingga menjadi kompos, semakin banyak lubang casing pipa semakin banyak binatang tanah yang datang sehingga semakin cepat pula sampah organik terurai dan kompos siap dipanen.

    • Tutup Pipa (DOP) 4” bermanfaat untuk menutup permukaan lubang biopori agar hanya sampah organik yang mudah terurai yang masuk ke dalam pipa biopori. Jangan sampai sampah anorganik masuk menutupi lubang biopori seperti sampah plastik, batu besar, botol minuman dan lain-lain.

    • Ada juga kawat yang rapat atau tidak terlalu longgar yang disimpan di dalam pipa biopori, yang dimodifikasi sesuai bentuk casing pipa biopori agar kompos yang sudah jadi mudah diambil.





  1. Pembuatan Lubang Biopori dilakukan dengan kedalaman 80 Cm sampai 1 Meter, Casing Pipa 4” panjangnya disesuaikan dengan kebutuhan berkisar 30- 50 Cm.

  2. Masukkanlah sampah organik, sampah dapur terutama sampah yang berukuran kecil agar sampah lekas terurai dan menjadi kompos. Hal ini menjadi salah satu alternatif solusi mengatasi permasalahan sampah perkotaan yang terus menggunung karena tercampur dengan sampah anorganik. Minimal Volume Sampah di TPA akan berkurang secara drastis kalau setiap keluarga mempunyai beberapa lubang Biopori yang digunakan untuk menampung sampah organiknya.

  3. Rawatlah secara rutin Biopori tersebut dengan cara mengambil kompos di dalamnya yang berguna untuk media tanam juga sebagai pupuk tanaman, Juga mengisi lagi dengan sampah organik.

  4. Jarak biopori yang satu dengan yang kedua atau yang seterusnya bisa diberikan jarak minimal 1 Meter.


Demikianlah 5 Tips Mudah Dan Efektif Membuat Lubang Biopori, mudah-mudahan lingkungan kita tetap terjaga bersih , terlihat asri, juga air dalam tanah sebagai sumber kehidupan tetap tersedia, dengan adanya lubang Biopori. Semoga bermanfaat.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar