4 Cara Mengatasi Udara Panas di Dalam Rumah

4 Cara Mengatasi Udara Panas di Dalam Rumah

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki iklim tropis, di mana hanya mempunyai 2 musim saja. Yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Negara kita yang beriklim tropis ditambah dengan efek global warming membuat perubahan iklim sekarang ini terasa ekstrim. Dahulu, kita bisa menghitung perkiraan kapan saja musim kemarau dan bulan apa saja yang akan dipenuhi musim penghujan. Akan tetapi sekarang kita sudah tidak bisa lagi menerka kapan perubahan musim akan terjadi. Dan ketika akan terjadi perubahan musim, biasanya kta akan merasakan angin yang lebih kencang dari biasanya atau hawa panas yang lebih menyengat dari biasanya.

Memasuki musim hujan sekarang ini, banyak orang yang mengeluhkan udara panas yang terjadi akibat perubahan musim. Biasanya terjadi di siang hari atau sebelum terjadinya hujan. Tapi sering juga terjadi udara panas dan pengap di malam hari. Tentunya udara yang panas dan pengap sangat mengganggu ketika kita sedang beristirahat. Udara panas memang sesuatu hal yang sangat tidak menyenangkan. Membuat keringat yang keluar semakin banyak dan udara terasa pengap. Apalagi bagi mereka yang memiliki anak kecil yan tidak betah dengan udara panas, pasti orang tua ikut bingung. Risiko biang keringat yang menyebabkan gatal dan ruam di kulit bisa terjadi kapan saja. Banyak cara untuk mengurasi rasa panas dan pengap di ruangan atau di rumah.

Berikut tips mengurangi hawa panas dan pengap di dalam rumah atau di kamar:

4 Cara Mengatasi Udara Panas di Dalam Rumah


[caption id="attachment_861" align="aligncenter" width="590"]Cara mengatasi udara panas di dalam rumah Cara mengatasi udara panas di dalam rumah (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

  1. Sirkulasi udara lancar


Pastikan sirkulasi udara di dalam ruangan itu lancar. Cara yang paling mudah adalah dengan membuka jendela atau pintu rumah. Buka beberapa jendela atau paling tidak ada ventilasi di ruangan tersebut agar udara bisa berganti dengan mudah. Sirkulasi udara yan lancar bisa meminimalisir udara pengap di ruangan. Pergantian udara yang maksimal juga bisa membuat ruangan lebih sejuk dengan hembusan angin. Ketika ingin membuka jendela di malam hari, pastikan jendela tertutup kelambu. Agar nyamuk maupun serangga tidak bisa masuk ke dalam ruangan.

  1. Penggunaan AC


Udara panas di dalam ruangan bisa diredakan juga dengan menggunakan air conditioner atau AC. AC memiliki fungsi menghantarkan udara dingin yang bisa kita atur temperaturnya. Bagi mereka yang memiliki anak kecil cocok untuk menggunakan AC di kamar atau ruangan keluarga karena bisa membantu mencegah munculnya biang keringat di kulit si kecil. Pastikan temperatur yang digunakan pas untuk kulit si kecil. Jangan sampai terlalu dingin, karena bisa menyebabkan si kecil tidak nyaman. Pastikan juga untuk  menghentikan penggunaan AC. Penggunaan AC yang terlalu lama juga tidak baik untuk pernapasan anak dan juga bisa membuat kulit anda lebih cepat kering. Dan juga freon yang ada di dalam mesin air conditioner tersebut bisa merusak lapisan ozon yang juga penyebab terjadinya global warming sekarang ini.

  1. Penggunaan kipas angin


Bagi mereka yang tidak memiliki AC, bisa juga menggunakan kipas angin untuk membantu mendinginkan ruangan. Gunakan kipas angin dengan mode swing atau berputar. Mode swing ini membantu udara di dalam ruangan lebih mudah keluar dan berganti dengan udara baru dari luar. Selain mode swing, arahkan kipas angin ke tembok di sudut ruangan. Angin dari kipas angin yang dipantulkan melalui tembok ini bisa menyebar ke ruangan dan menjadikan udara di ruangan menjadi lebih sejuk. Pastikan lagi kebersihan kipas angin yang digunakan. Kotoran yang menempel pada kipas akan membuat baling-baling kipas lebih berat dalam berputar. Bersihkan secara berkala kipas angin agar kotoran tidak menyebar ke seluruh ruangan dan juga tidak terhirup oleh pernapasan anda, apalagi bagi mereka yang memiliki anak kecil.

  1. AC buatan


Anda bisa membuat penyejuk ruangan sendiri dengan alat yang mudah dan tidak merepotkan. Cukup dengan menggunakan kipas angin dan es batu. Letakkan es batu di atas nampan, mangkuk atau piring besar untuk menampung tetesan air dan letakkan di depan kipas angin. Dengan cara ini ruangan anda akan secara langsung terasa seperti menggunakan air conditioner. Akan tetapi perlu diingat bahwa cara ini mempunyai efek ruangan lebih cepat lembab, oleh karena itu segera matikan kipas angin atau hilangkan es batu setelah ruangan terasa dingin. Agar ruangan tidak semakin lembab dan tidak mengganggu pernapasan. Ketika ruangan terasa panas, kipaskan kembali es batu tadi ke dalam ruangan.

Ternyata membuat udara di musim pancaroba ini menjadi lebih dingin tidak terlalu sulit. Anda juga bisa mencoba membuat aAC buatan seperti cara di atas atau metoda mana saja yang anda inginkan. Yang tidak kalah pentingnya selain membuat udara lebih dingin adalah dengan menjaga kebersihan badan. Sering mandi juga bisa menghilangkan rasa panas dan pengap. Dengan sering mandi, keringat yang menempel bisa bersih dan air menjadikan kulit segar yang otomatis mendinginkan badan ketika terkena angin.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar