Cara Berhemat Dengan Sampah Sayuran

Cara Berhemat Dengan Sampah Sayuran

Seringkali kita membuang sesuatu yang sebenarnya masih bisa kita gunakan. Hal tersebut terjadi bukan karena kesengajaan, tetapi lebih pada ketidaktahuan kita akan sesuatu yang kita buang tersebut. Salah satunya adalah membuang bonggol sayuran. Sebagian dari Anda pasti membuang sisa-sisa sayuran yang tidak digunakan bukan? Misalnya saja, batang sawi, daun bawang, pangkal wortel, bawang merah, bawang putih, dan berbagai jenis sayuran lainnya. Tahukan Anda, bahwa sebenarnya sampah sayuran tersebut masih bisa kita manfaatkan? Ya, dengan demikian kita bisa berhemat, karena kita tidak perlu membeli sayuran-sayuran tersebut.

Cara Berhemat Dengan Sampah Sayuran


[caption id="attachment_806" align="aligncenter" width="640"]Cara berhemat dengan sampah sayuran Cara berhemat dengan sampah sayuran (Ilustrasi/pixabay)[/caption]

Bagaimana caranya? Mungkin Anda bertanya-tanya mengenai cara memanfaatkannya. Caranya sangat mudah. Jangan pernah membuang sisa sayuran tersebut. Kita hanya perlu menyisihkan sedikit waktu untuk membuatnya menjadi berguna. Bawang merah dan bawang putih misalnya. Anda tentu sering menjumpainya bertunas bukan? Jangan dibuang ya, tanam dan Anda akan kembali mempunyai stok bawang merah dan putih tanpa harus membelinya. Begitu pula dengan daun bawang. Biasanya, yang diambil adalah bagian atasnya, sedangkan bagian bawah yang ada akarnya dibuang begitu saja. Tanamlah bagian bawah daun bawang dan Anda tinggal memetiknya jika nanti membutuhkan. Begitu juga dengan bonggol sawi. Bisa Anda rendam hingga muncul akar lalu pindahkan ke media tanah. Sederhana bukan?

Bagaimana dengan wortel? Ketika mengupas kulit wortel, Anda juga akan membuang bagian atasnya. Celupkan bagian atas wortel tersebut ke dalam air (jangan sampai terendam) selama beberapa hari dan tunas akan mucul di bagian atas wortel tersebut yang nantinya bisa Anda tanam.

Nanas juga bisa lho ditanam kembali. Caranya adalah potong mahkota nanas lalu rendam ke dalam air sampai keluar akarnya. Setelah itu pindah ke tanah dan Anda akan mendapat nanas baru tanpa membelinya kembali. Daun mint dan kemangi pun juga bisa ditanam ulang. Caranya hampir sama dengan beberapa sayuran yang telah disebutkan di atas. Yaitu dengan merendam batang daun mint dan kemangi hingga keluar akar. Lalu pindahkan ke tanah atau bisa juga tetap menggunakan media air.

Bagaimana? Mudah bukan? Cobalah untuk melakukannya di rumah. Tidak perlu halaman yang luas untuk mempraktekkannya, di halaman sempit pun bisa. Karena, sayuran ini juga dapat ditanam dalam pot. Dengan sedikit meluangkan waktu untuk menanamnya, halaman mungil rumah Anda tentu akan semakin hijau dengan hadirnya berbagai tanaman sayuran hasil daur ulang dari sampah dapur. Sangat praktis dan tentunya membantu Anda dalam mengelola uang belanja karena Anda tidak perlu membelinya. Tinggal memetiknya saja. Dan tentunya lebih terjamin karena tanpa ada semprotan pestisida sehingga lebih aman untuk dikonsumsi keluarga Anda. Selain berhemat, Anda juga bisa membuat lingkungan rumah lebih hijau dan asri sehingga kualitas udara yang dihasilkan pun lebih segar dan menyehatkan. Selamat mencoba.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar