Tips Membangun Rumah Ramah Lingkungan yang Nyaman

Tips Membangun Rumah Ramah Lingkungan yang Nyaman

Tips Membangun Rumah Ramah Lingkungan yang Nyaman - Sekarang adalah waktunya kita peduli dengan lingkungan sekitar. Bagaimana caranya? Salah satu caranya, yaitu membuat rumah ramah lingkungan, dengan green design. Sebelum membahas terkait rumah ramah lingkungan, kita akan membahas tentang lingkungan itu sendiri.

Lingkungan adalah kombinasi antara fisik yang mencangkup keadaan sumber daya alam, seperti tanah, air, matahari, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam hutan. Lingkungan itu sendiri dapat dibedakan menjadi komponen abiotik dan komponen biotik. Komponen abiotik adalah mencangkup unsur-unsur yang tidak hidup, seperti tanah, air, dan udara. Adapun komponen biotik adalah mencangkup unsur-unsur yang hidup atau bisa disebut makhluk hidup, yaitu manusia, hewan, tumbuhan, dan mikro organisme. Ilmu yang mempelajari mengenai lingkungan disebut ekologi.

Setelah membahas sedikit mengenai lingkungan, sekarang akan dibahas mengenai rumah yang ramah lingkungan. Apa itu rumah ramah lingkungan?

Rumah yang kita tinggali selama ini mungkin belum dapat berprinsip ramah lingkungan. Pasalnya, selain boros listrik dari berbagai peralatan rumah tangga yang digunakan, juga bahan bangunan yang masih menggunakan elemen tidak ramah lingkungan, seperti plastik maupun kaca. Jadi, dapat disimpulkan di sini rumah ramah lingkungan adalah rumah atau tempat tingga yang memiliki elemen ramah lingkungan. Selain itu, peralatan rumah yang meminimalkan penggunaan listrik dan menggantinya dengan energi non listrik, seperti energi matahari, energi angin, dan sebagainya.

Bagaimana membangun rumah berkonsep ramah lingkungan? Rumah ramah lingkungan tidak bisa dilepaskan dari keberadaan dan fungsi dari tumbuhan hijau. Tumbuhan merupakan elemen penting membuat rumah menjadi terasa dingin secara alami sehingga tidak membutuhkan AC. Selain itu, tumbuhan hijau menyuplai oksigen secara gratis di lingkungan rumah, terutama bagi penghuninya. Tumbuhan hijau yang didesain menarik menjadi sebuah taman yang indah, bagi sebagian orang dapat menjadi obat ampuh pengusir suntuk dan stress.

[caption id="attachment_419" align="aligncenter" width="320"]Tips Membangun Rumah Ramah Lingkungan yang Nyaman Tips Membangun Rumah Ramah Lingkungan yang Nyaman (Ilustrasi)[/caption]

Selanjutnya, rumah ramah lingkungan menggunakan energi alternatif pengganti energi listrik yang biasa kita gunakan sehari-hari. Misalnya, kita menggunakan peralatan rumah tangga, seperti televisi, mesin cuci, komputer, dispenser, kulkas, dan masih banyak lagi. Makin sering kita menyalakan peralatan tersebut, berarti makin boros kita menggunakan energi listrik. Akibatnya, kita makin jauh dari prinsip rumah ramah lingkungan.

Energi alternatif yang dapat kita gunakan adalah energi panas matahari maupun energi angin dan air. Namun demikian, penggunaan energi alternatif juga harus mempertimbangkan lokasi rumah yang dibangun. Misalnya, tidak mungkin di wilayah perkotaan yang padat penduduk kita menggunakan energi alternatif angin atau air. Selain lahan yang terbatas juga sulit mendapatkannya. Hanya energi alternatif panas matahari yang memungkinkan kita gunakan di daerah perkotaan dengan permukiman padat penduduk.

Meskipun kita belum mampu menerapkan penggunaan energi alternatif, minimal kita dapat berhemat penggunaan energi listrik. Sebagai contoh, kita berani mencopot AC yang sudah lama digunakan untuk mendinginkan ruangan. Pasalnya, fungsi AC telah tergantikan oleh keberadaan tumbuhan hijau di sekitar rumah kita. Tentu saja lebih ramah lingkungan dan alami. Contoh yang lain, kita kurangi penggunaan lampu pada pagi dan siang hari. Pasalnya, fungsi lampu telah tergantikan oleh sinar matahari yang masuk ke dalam rumah.

Elemen yang tidak kalah penting untuk membangun rumah ramah lingkungan adalah air. Semua makhluk hidup tidak dapat hidup tanpa air. Dengan kata lain, semua makhluk hidup membutuhkan air. Tumbuhan hijau yang kita tanam atau hewan peliharaan di rumah kita akan mati jika tidak kita berikan air. Biasanya kita mendapatkan air dari PAM atau air tanah. Semua itu dapat dipakai, asalkan kita bias berhemat. Bagaimana caranya?

Kita dapat mendaur ulang air yang kita gunakan untuk mandi atau mencuci. Air daur ulang tersebut dapat kita pakai kembali untuk menyiram tumbuhan atau mencuci kendaraan bermotor. Prinsip 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recyle sebijak mungkin kita lakukan.

Elemen terakhir yang harus diperhatikan dalam membangun rumah ramah lingkungan adalah material. Kita dapat membangun rumah kita dengan material baru, karena kita memiliki uang yang cukup. Bukan seperti itu, karena prinsip pembangunan rumah ramah lingkungan bersifat idealism tanpa memengaruhi estetika dan kenyamanan sebuah tempat tingal. Oleh karena itu, modifikasi dari material bekas yang sudah tidak terpakai, kemudian kita olah untuk dipakai kembali (Reuse), dapat kita terapkan. Hindari penggunaan material dari plastik dan kaca yang sulit didaur ulang.

Demikian sedikit tulisan mengenai tips rumah ramah lingkungan. Rumah yang dibuat agar nyaman untuk ditempat tinggali, sekaligus tidak mengurangi estetika rumah itu sendiri. Semoga bermanfaat dan terimakasih.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar