Remaja ini disembah warga karena berekor

Remaja ini disembah warga karena berekor

Entah sebutan apalagi yang kiranya bisa disematkan kepada remaja asal India ini. Karena seuntai ekor yang terdapat di bagian belakang tubuhnya, Arshid Ali Khan kini dianggap sebagai orang suci bahkan titisan Dewa oleh masyarakat yang bermukim di sekitar Kota Punjab, India.

Seperti disarikan dari Daily Mail, Arshid yang berusia 13 tahun, lahir dalam keadaan tidak normal. Sebuah bagian tubuh menyerupai ekor muncul di bagian belakang bawah Arshid sejak ia dilahirkan.

Oleh pemuka agama setempat, Arshid diduga adalah keturunan Dewa Kera dalam ajaran Hindu, Hanuman. Hingga akhirnya, kini Arshid mau tak mau harus meladeni para tamu yang berkunjung ke rumahnya untuk memberikan ‘berkah’.

Rata-rata dari para pengunjung tersebut meminta izin Arshid yang belakangan mendapatkan julukan ‘Balaji’ untuk menyentuh ekornya tersebut dan berharap keinginan mereka dapat terwujud setelah mereka bertemu dengan Arshid.
Arshid yang hingga kini tidak bisa berjalan dengan normal dan harus menggunakan kursi roda sebagai alat pendukung geraknya mengatakan, bahwa apa yang ia alami saat ini adalah anugerah dari Tuhan.

“Ekor ini adalah anugerah dari Tuhan. Aku disembah oleh orang-orang karena aku berdoa kepada Tuhan, dan semua doa orang-orang yang datang kepadaku terkabul,” kata Arshid santai.

[caption id="attachment_273" align="alignnone" width="512"]Remaja ini disembah warga karena berekor Remaja ini disembah warga karena berekor[/caption]

Sempat ada keinginan dari sang kakek yang kini merawatnya untuk memotong ekornya tersebut. Arshid pun merasa tidak keberatan dan menurutnya hal itu sama sekali tidak menjadi masalah dan memberikan pengaruh apa pun terhadapnya.
Ide memotong ekornya tersebut muncul ketika sejumlah dokter di India mengeluarkan alasan medis dan mengatakan bahwa Arshid mengalami kelainan pada tulang belakangnya sehingga mengakibatkan ia seperti saat ini.

Dari ekornya tersebut, Arshid mengaku dapat melayani sebanyak 20 hingga 30 orang setiap harinya yang ingin ‘menyembahnya’ pada musim libur sekolah atau hari Minggu. Karena kegiatan barunya itu, ia sendiri juga sempat bingung mengatur waktu untuk sekolah dan bermain bersama temannya. (DreamersRadio.com)

Itulah artikel tentang Remaja ini disembah warga karena berekor, mestinya Tuhan yang menciptakan remaja itu yang harus disembah.
Advertisement
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

4 komentar

sungguh unik ya...apalagi di india memang mempercayai adanya dewa kera.....
entahlah kalo di indonesia....... :-)
keep happy blogging always...salam :-)

Balas

Fenomena yang menarik. Tentu maksudnya bukan 'menyembah'nya tetapi 'menghormati' kelebihan dia yang diberikan Tuhan kepadanya. Bila Tuhan berkehendak maka terjadilah. Salam cemerlang!

Balas

Mestinya fenomena di atas dijadikan renungan betapa Tuhan itu mahakuasa, bukan malah mengultuskannya. Salam dari Hadhramaut, Yaman.

Balas
avatar
Summase iGaligo

salam kenal Mas. Betul mas

Balas